BMM-PPPA Darul Quran Sepakat Cetak 50 Ribu Hafidz Quran

[sc name="adsensepostbottom"]

Bersamaan dengan Wisuda Akbar 6 Indonesia Menghafal, pekan lalu, Baitulmaal Muamalat (BMM) dan PPPA Darul Quran menandatangani MoU mencetak 50 ribu penghafal Alquran.

0088Direktur Eksekutif BMM Bambang Kusnadi, menuturkan kerjasama tersebut dilakukan karena BMM saat ini tengah menjalankan program mencetak 50 ribu penghafal Alquran. “Kami ingin generasi umat mendatang adalah generasi yang memiliki akhlak sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran. Dalam waktu 5 tahun ke depan, insya Allah BMM akan mencetak 50 ribu orang penghafal Alquran,” tegas Bambang.

Bambang pun memandang PPPA Darul Quran sebagai lembaga pencetak hafidz Alquran terbaik dunia. “PPPA Darul Quran adalah lembaga yang tepat untuk diajak kerjasama mewujudkan cita-cita BMM mencetak penghafal Alquran tersebut,” ujar Bambang. Baca: Aswandi, Wisudawan Summa Cumlaude dan Hafal Quran 30 Juz

Sementara M. Anwar Sani, Direktur Utama PPPA Darul Quran menyambut baik kerjasama ini. “Senang sekali karena semakin banyak pihak yang turut serta mencetak genarasi penghafal Alquran. Kalau bisa malah jangan hanya 50 ribu, tapi ratusan ribu bahkan jutaan,” ujar Sani berkelakar.

Sementara, Sekretaris Jenderal Liga Internasional Tahfidz Qur’an Syeikh Abdullah Basfar, mengatakan sesungguhnya siapapun mereka yang membaca, menghafal, memaknai dan mengamalkan Al Qur’an, tidak akan pernah luntur keberkahan untuknya. “Di samping, belajar, membaca, dan menghafalkan Al Qur’an. Ada yang lebih penting lagi yaitu memaknai dan mengamalkan Al Qur’an,” ujar ulama asal Saudi Arabia ini.

Pada kesempatan yang sama, di lantai 2 Masjid Istiqlal juga tengah berlangsung tes hafalan oleh peserta hafidz dari berbagai daerah di Jadetabek. Mereka datang dari Rumah Tahfidz binaan PPPA dan dari masyarakat umum. Surat yang diujikan saat itu adalah Surat Al Baqarah ayat 101-157. Baca: Cinta Quran Dorong Keuangan Syariah Jadi Gaya Hidup Umat Muslim

Salah satu peserta yang ikut tes hafalan adalah M. Mikail Darmawan. Mikail adalah salah satu dari 12 peserta beasiswa binaan BMM yang ikut tes hafalan. Ia pun tidak merasa kesulitan dengan tes hafalan tersebut mengingat dirinya sudah rutin menghafal Alquran. “Sehari menghafal satu halaman. Alhamdulillah tidak sulit dan sudah terbiasa. Jadi kalau ada tes hafalan seperti hari ini, insya Allah tidak sulit,” ujar mahasiswa STAI Indo semester 7 ini.