Predator seks anak kerap menggunakan transportasi untuk meluapkan hasrat seksualnya. ECPAT Indonesia dan Taksi Putra pun gencar berkampanye mencegah pariwisata seks anak.

Ahmad menghimbau dunia usaha tidak hanya memperimbangkan bisnis semata, dampak bisnis terhadap anak menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. “Dunia usaha seperti hotel atau transportasi juga harus memberikan perlindungan anak yang kerap menjadi korban eksploitasi seksual para predator,” kata Ahmad, dalam diskusi “’Peran Industri Transportasi Dalam Upaya Memerangi Pariwisata Seks,” di Jakarta, Rabu pekan lalu.
Lebih lanjut ia menyampaikan, berdasarkan temuan dari ECPAT Indonesia saat melakukan pelatihan dengan para pengemudi Taksi Putra ditemukan fakta bahwa pengemudi taksi menjadi informan untuk membawa korban eksploitasi seksual komersial anak. Pelaku juga memanfaatkan jasa pengemudi taksi untuk mendapatkan akses dan membeli seks kepada anak.
Menurutnya, taksi merupakan jenis transportasi paling mudah yang bisa didapatkan dan banyak digunakan baik oleh warga asli Jakarta, luar Jakarta, maupun warga asing yang sedang berkunjung di Jakarta. “Pengguna moda transportasi ini sangat beragama dari anak-anak hingga lansia,” ujarnya.
Taksi, lanjut dia, juga merupakan salah satu bagi wisatawan lokal maupun asing untuk mengelilingi Jakarta. Kebutuhan masyarakat akan transportasi ini sangat tinggi. Oleh karena itu, peran taksi sebagai salah satu moda transportasi yang digunakan oleh banyak orang ini sangat besar dalam pencegahan eksploitasi dan kekerasan seksual teruama terhadap anak.
Perusahaan yang mempunyai nilai tanggungjawab terhadap masalah sosial dengan ikut serta membantu pencegahan eksploitasi seksual anak di transportasi. Dengan begitu, tegas Ahmad, perusahaan telah membantu dan menolong masa depan anak-anak Indonesia.
Ahmad menyampaikan, ECPAT Indonesia melalui program kerja sama dengan Taksi Putra sudah melakukan pelatihan kepada 250 pengemudi Taksi Putra selama dua bulan. ”Pelatihan ini diberikan kepada mereka yaitu informasi dasar tentang pariwisata seks anak, ikut menyuarakan kampanye pencegahan pariwisata seks anak,” tegasnya.

