Dalam rangka merayakan ulang tahun ke 20, Yayasan Damandiri menggelar konvensi Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Tingkat Nasional di hotel Grand Candi, Semarang, Jawa Tengah.

Dari 20 Posdaya terbaik tersebut, hadir dua Posdaya dari Pacitan, Jawa Timur. Yaitu Posdaya Mawar dari Desa Wonoanti dan Posdaya Dadi Redjo dari Desa Jetak. Keduanya berasal dari Kecamatan Tulakan.
Posdaya Migunani dari Dusun Plalangan, Desa Pendowoharjo, Sleman mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta.
Adapun Posdaya Nasio mewakili pemerintahan Kota Bekasi melaju di konvensi Posdaya di tingkat nasional. Dan masih banyak lagi Posdaya terbaik dari berbagai wilayah Indonesia yang maju di ajang konvensi Posdaya yang digelar setiap tahun.
Pada konvensi ini, 20 Posdaya tersebut akan menyampaikan materi berupa paparan dan kreasi seni dihadapan para juri dari Yayasan Damandiri dan Perguruan Tinggi. Posdaya terbaik akan diberikan hadiah uang tunai dari Yayasan Damandiri. Selain itu, Posdaya-Posdaya tersebut juga akan terus mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari Yayasan Damandiri dan Perguruan Tinggi.
Dengan konvensi ini diharapkan Posdaya-Posdaya tersebut senantiasa menularkan pembangunan manusia sejajar dengan potensi yang ada di sekelilingnya. Senantiasa membangun budaya gotong rotong melepaskan kesenjangan kemiskinan antara si kaya dan si miskin. Terpenting, Posdaya itu harus mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi anggotanya.

