Presiden Direktur Dompet Dhuafa Social Enterprise Ismail A Said. Foto: MySharing

Dompet Dhuafa Social Enterprise Bidik Omset Rp 50 Miliar

[sc name="adsensepostbottom"]

Sejak bergulir pada 2013, omset Dompet Dhuafa Social Enterprise mencapai Rp 30 miliar.

Presiden Direktur Dompet Dhuafa Social Enterprise Ismail A Said. Foto: MySharing
Presiden Direktur Dompet Dhuafa Social Enterprise Ismail A Said. Foto: MySharing

Presiden Direktur Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) Ismail A Said mengatakan, DDSE merupakan sebuah perseroan terbatas yang didirikan oleh Yayasan Dompet Dhuafa Republika. Badan usaha ini dibentuk lantaran melihat perkembangan berkelanjutan layanan serta kerjasama dengan banyak pihak, termasuk korporasi yang kian meningkat.

“DDSE adalah perusahaan yang sahamnya 100 persen milik Dompet Dhuafa, yang berbisnis secara wajar, mencari profit walau bukan yang utama, karena yang utama adalah benefit. Namun, tidak boleh rugi juga karena nanti tidak akan bisa menghasilkan benefit,” katanya dalam Public Expose Dompet Dhuafa, Rabu (10/2).

Ia menuturkan DDSE menjadi alternatif penghimpunan dana Dompet Dhuafa, selain dari dana zakat, infak, wakaf dan sedekah. DDSE pun telah membuat jaringan-jaringan usaha unit bisnis, terdiri dari CSR Focus, DD Travel, DD Medika, DD Konstruksi, DD Niaga dan Wasila Nusantara. Seluruh unit bisnis tersebut telah membukukan omset sebesar Rp 30 miliar hingga tahun lalu.

Ismail mengungkapkan pertumbuhan bisnis dari beberapa unit usaha yang berada di bawah payung DDSE semakin menguat. Penguatan pertumbuhan itu bahkan telah mampu menempatkan DDSE sebagai fasilitator terwujudnya segitiga emas sinergi yakni mitra korporasi, pemerintah dan masyarakat. “Di tahun ini secara total omset ditargetkan sebesar Rp 50 miliar,” cetusnya.

Dari laba bersih yang dihasilkan oleh DDSE tersebut sekira 25 persen akan digunakan untuk menambah modal. Sisanya akan diserahkan kepada Dompet Dhuafa Filantropi. Modal awal DDSE yang berjumlah sekira Rp 2 miliar sepenuhnya berasal dari Dompet Dhuafa Filantropi.

[bctt tweet=”2016, Dompet Dhuafa Social Enterprise targetkan omzet Rp50 M”]