Kemenkop Gandeng Pemda Perkuat Data Koperasi dan UMKM

[sc name="adsensepostbottom"]

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop & UKM) berharap pemerintah daerah bisa berperan aktif  memperkuat data koperasi.

Gedung-KemenkopDeputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop & UKM, I Wayan Dipta, mengatakan, Kemenkop dan UKM bersama pemerintah daerah, sepakat untuk membangun data usaha koperasi. Tujuannya, yakni agar setiap pengambilan kebijakan yang berkenaan koperasi bisa lebih akurat.

Kemenkop dan UKM, kata Wayan, berharap daerah memperkuat basis data usaha koperasi dan UMKM(Usaha Mikro Kecil dan Menengah). “Kami harapkan masing-masing daerah bisa berperan aktif pada berbagai program yang disusun berbasis sinergitas yang holistik, tematik, integrative, dan parsial,” kata  Wayan, di kantor Kemenkop dan UKM, Jakarta, Jumat (18/3).

Dalam rapat antara Kemenkop & UKM bersama Kepala Dinas KUMKM dan Bappeda di 34 provinsi, Wayan menegaskan, bahwa perlunya persiapan langkah-langkah strategis dan usulan kegiatan terobosan dalam rangka pemantapan program 2017.

Menurutnya, sejauh ini Kemenkop & UKM menjalin kerja sama dengan beberapa kementerian dan lembaga non kementerian terkait. Misalnya Kementerian Pertanian, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) , Perum Bulog dan BRI program Sergap (Serap Gabah Petani).

Pada tahun 2016 ini, tegas Wayan, pemerintah menargetkan 4 juta ton gabah diserap melalui peran PPL dan koperasi yang ditampung oleh Perum Bulog. “Untuk 3 bulan pertama, koperasi ditugasi 2 juta ton gabah. Pembiayan ditanggung pemerintah melalui Perum Bulog sebesar Rp 20 triliun,” papar Wayan.