BNI Dukung Penyebaran Program untuk Pedesaan

[sc name="adsensepostbottom"]

Mendukung program ekonomi kerakyatan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi nelayan dan petani di pedesaan.

bni-luar-229x2001-229x200BNI mendukung beragam program pemerintah yakni sinergi penguatan perekonomian rakyat yang melibatkan tujuh kementerian dibawah koordinasi Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI).

Dukungan BNI tersebut ditegaskan pada  Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo di Sub Terminal Agribisnis, Kawasan Agropolitan, Kecamatan Larangan, Breses, Jawa Tengah, Senin (11/4). Hadir pada kesempatan tersebut Menteri-menteri dari 7 kementerian, para direktur utama BUMN, pimpinan OJK dan BI, serta Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, BNI memberikan  penyaluran kredit untuk penguatan perekonomian nelayan yang dikoordinasikan melalui program Jangkau Sinergi & Guideline (Jaring) OJK. “BNI juga  memperluas jaringan layanan perbankan melalui agen-agen BNI46 yang dikembangkan melalui program Layanan Keuangan Tanpa Kantor (Laku Pandai) OJK dalam rangka keuangan Inklusif,” kata Achmad dalam rilisnya yang diterima MySharing, Senin sore (11/4).  .

Selain itu, lanjut Achmad, BNI juga aktif mempersiapkan kartu khusus untuk petani sebagai kartu identitas yang berbasis tabungan dan dapat digunakan untuk bertransaksi pembelian bibit, pupuk, serta beragam kebutuhan pertanian. Dengan kartu ini, BNI turut mendukung gerakan nasional non tunai (GNNT) yang telah digagas BI tahun lalu.

Selain itu, BNI juga menyalurkan kredit bagi petani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta menyiapkan asuransi berpremi murah untuk segmen mikro dari salah satu perusahaan anak, yaitu BNILife.

Pada kesempatan ini, BNI menyerahkan penyaluran KUR sebesar Rp 40 juta secara simbolis kepada debitor KUR yang berprofesi sebagai petani bawang  yaitu Solekhudin.

BNI juga menyalurkan pembiayaan dalam kerangka program Jaring kepada seorang nelayan bernama Sugiarto senilai Rp 250 juta. Adapun BNILife menyerahkan polis Asuransi MUSTAPA berpremi Rp 50.000 perbulan atau asuransi mikro sebagai bagian dari layanan keuangan mikro (Laku Mikro).  “

Selain itu, BNI juga menyiapkan 3 debitur yang berprofesi sebagai petani untuk menerima secara simbolis sertifikat tanah rakyat dari Kemeterian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanian Nasional (BPN). “BNI senantiasa mendukung penyebaran paket produk untuk pedesaan,” pungkas Achmad.