PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP) bersinergi membangun Menara BNI, sebagai ikon baru Jakarta.

Ground Breaking gedung baru BNI dilaksanakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno di lokasi proyek, Jalan Pejompongan Raya V No.24 Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Selasa (19/4).
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, tujuan pembangunan Menara BNI adalah sebagai upaya optimalisasi aset yang dimiliki BNI saat ini. Selain itu juga dimaksudkan untuk efisiensi biaya sewa kebutuhan ruang kantor atau office space yang terus berkembang.
Kebutuhan sewa ruang kantor untuk kantor pusat saat ini mencapai 29.677.33 m2. Dengan dibangunnya Menara BNI ini akan secara signifikan mengurangi kebutuhan sewa ruang kantor yang akan berdampak kepada efisiensi biaya sewa. ”BNI juga ingin memiliki gedung baru yang iconic, inovatif, fleksibel, dan tanggap terhadap perkembangan zaman, yang kami rencanakan untuk digunakan sebagai pusat aktivitas consumer Banking BNI,” ungkap Achmad.
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
- BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
Menurut Achmad, Menara BNI nantinya akan menjadi ikon baru di landscape kota Jakarta, karena desain gedung yang distinctive dan lokasinya yang strategis di pusat kota. Pembangunan Menara BNI seluas 14.817 meter persegi (m2) dengan total konstruksi seluas 64.061 m2 ditangani oleh kontraktor terkemuka di Indonesia yaitu PP. ”Bangunan ini nantinya akan terdiri atas 1 basement, 1 semi basement, 1 ground floor, 30 lantai, 1 roof, dan 1 parapet roof,” papar Acmad.

