BTN siap melayani wakif yang akan mewakafkan dananya melalui Lembaga Wakaf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Direktur Utama BTN Maryono menuturkan, Gerakan Sejuta Wakaf merupakan terobosan yang dilakukan pihaknya agar layanan BTN dapat dimanfaatkan seluruh umat. “Dengan keunggulan produk berbasis iB (islamic banking) yang dimiliki, kami mempunyai harapan yang besar itu dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia dalam siaran persnya, Selasa (31/5).
Ia pun optimis akan dapat memenuhi sejuta wakaf karena PBNU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia. “Banyak manfaat yang akan dikerjasamakan bersama PBNU. Ladang bisnis umat yang sangat besar tentunya akan dapat dikelola dengan baik melalui kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Maryono.
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
- BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
Menurut Maryono, kerja sama berbasis syariah akan membawa manfaat bagi warga NU, lembaga-lembaga dan badan otonom di bawah naungan PBNU. “Kami telah mengawali kerja sama itu dan terima kasih PBNU telah memberikan kepercayaan kepada kami dengan mendukung Gerakan Sejuta Wakaf untuk warga nahdliyin,” tegasnya.
Peluncuran Gerakan Sejuta Wakaf tersebut juga dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baidan, Ketua Umum PBNI KH Said Aqil Siraj dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Moh Hasan Mutawakkil Alailah. Hingga triwulan I 2016 aset unit usaha syariah BTN tercatat sebesar Rp 14,73 triliun.

