Tak hanya wisata syariah yang akan dipromosikan, tetapi juga produk halal.

“Intinya kami akan berpartisipasi di pariwisata dan produk halal agar masyarakat dunia tahu Indonesia juga sudah maju. Paket wisata halal juga harus disiapkan. Pesantren, situs sejarah Islam, kuliner, fashion Islam kan menarik juga,” katanya saat ditemui usai Silaturahmi Ikatan Ahli Ekonomi Islam, pekan lalu.
Sementara, Menteri Keuangan RI Bambang Brodjonegoro menuturkan, event WIEF tidak hanya sebatas pada ekonomi Islam saja, tetapi lebih luas cakupannya.”WIEF membahas ekonomi secara umum, termasuk sisi bisnis yang bisa dikembangkan dari keuangan syariah, misalnya busana muslim dan produk halal,” ujarnya.
Ia pun mengharapkan Indonesia menjadi tujuan wisata halal yang cukup populer, utamanya di kalangan wisatawan muslim dari Timur Tengah. “Karena menjadi tujuan wisata, maka harus disiapkan. Kami berharap bisa menciptakan moslem friendly destination,” cetus Bambang.
Salah satu kawasan khusus wisata halal pun sedang disiapkan pemerintah. “Insya Allah kawasan ekonomi khusus Mandalika di Lombok akan digarap menjadi tujuan wisata halal. Ini yang akan mendorong wisatawan mancanegara ke Indonesia,” tukasnya.

