Yusril Calon Terkuat Gubernur Muslim Jakarta

[sc name="adsensepostbottom"]

Yusril Ihza Mahendra meraih peringkat pertama berdasarkan polling bakal calon (balon) gubernur Muslim, yakni 49, 28 persen.

Majelis Pelayanan Jakarta (MPJ) dan Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah untuk Gubernur Muslim Jakarta ( MTJB GMJ) menyebutkan Yusril Ihza Mahendra meraih peringkat pertama berdasarkan polling bakal calon gubernur muslim yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang.

Ketua Badan Pelaksana Harian MTJB GMJ Muhammad Al Khathath mengatakan, hasil polling tersebut berdasarkan 3.113 suara masyarakat DKI Jakarta.  Dari polling tersebut, Yusril mendapat perolehan sebesar 49, 28 persen.

Kemudian Sjafrie Sjamsoedin mendapat perolehan 18,76 persen, Adhyaksa Dault 16, 51 persen, Sandiaga Uno mendapat 12,36 persen dan Ichsanuddin Noorsy mendapat 3, 08 persen.

“Yusril mendapat perolehan tertinggi pada polling minggu ini. Ini hasil sementara dan tidak bisa menjadi patokan untuk mengerucutkan calon yang akan terpilih nanti,”ujar Khathath dalam jumpa pers di Ruang Motik, Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta, Jumat (29/7).

Pihaknya, lanjut dia, akan melakukan pollibg kembali untuk melihat bakal calon ( balon) gubernur Muslim Jakarta yang akan diusung.Kemudian akan direkomendasikan kepada partai politik yang belum mengusung cagub dan wacagub DKI Jakarta.

“Kita melakukan polling secara bertahap, ini hanya hasil sementara dan akan kita  umumkan  tanggal 5 Agustus 2016. Karena masih akan berubah setiap minggu. Sebelumnya kita akan ada musyawarah dengan ulama dan sejumlah ormas Islam untuk menentukan calon,” papar Khathath.

Khathath menuturkan, adapun metode yang dilakukan dalam menentukan calon gubernur muslim,  yakni setiap warga DKI mengirimkan fotocopy KTP ke sekretariat GMJ. Namun hanya KTP warga DKI yang masuk perhitungan.

[bctt tweet=”Yusril mendapat perolehan tertinggi pada polling minggu ini” username=”my_sharing”]

“Kami melakukan polling, jadi warga DKI mengirimkan fotocopy KTP dan setiap minggu kami hitung berdasarkan hasil pollingnya,” pungkasnya.