Kesepakatan kerja sama dilakukan dengan Bank Syariah Bukopin, Bank Syariah Mandiri dan Bank Panin Syariah.
Pengurus Pusat Muhammadiyah menandatangani nota kesepahaman dengan tiga bank syariah hari ini, Jumat (5/8). Tiga bank syariah tersebut adalah Bank Syariah Bukopin (BSB), Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Bank Panin Syariah. Kerja sama tersebut mencakup penyediaan jasa layanan keuangan syariah bagi amal usaha Muhammadiyah.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berharap sinergi dengan tiga bank syariah tersebut bisa semakin meningkatkan kerjasama yang sebelumnya telah berjalan. “Sebelumnya kami memang telah menandatangani kerja sama dengan tujuh bank syariah dan sudah ada banyak kemajuan. Melalui kerja sama baru ini diharapkan bisa lebih berkembang lagi,” katanya, Jumat (5/8).
Direktur Utama BSM Agus Sudiarto mengatakan, jalinan kerja sama ini merupakan salah satu bentuk komitmen penting dalam mengangkat derajat ekonomi masyarakat Islam Indonesia. “Secara statistik mayoritas penduduk Indonesia adalah umat Muslim, tapi mereka berada di lapisan ekonomi bawah, karena itu kehadiran kami ini dalam rangka amar ma’ruf nahi munkar,” ujarnya.
Saat ini BSM telah melayani 50 amal usaha Muhammadiyah dengan jumlah pendanaan sebesar Rp 350 miliar dan pembiayaan Rp 100 miliar. “Ini masih sangat jauh dengan potensi Muhammadiyah yang kasnya mencapai Rp 10 triliun. Namun dengan kerja sama ini insya Allah perkembangan bank syariah akan bisa lebih cepat lagi,” tukas Agus.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BSB Riyanto menuturkan, hingga Juli 2016 total volume pendanaan dan pembiayaan BSB ke Muhammadiyah telah mencapai Rp 750 miliar untuk 351 amal usaha. “Ini masih 4,6 persen dari jumlah total amal usaha Muhammadiyah, jadi masih jauh dari potensinya,” cetusnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, melalui kerja sama ini diharapkan pangsa volume pendanaan dan pembiayaan bisa lebih meningkat. “Kami berharap porsi persentase layanan bank terhadap amil usaha yang empat persen ini ditingkatkan. Jihadnya bagaimana pengelolaan dana amal usaha seluruhnya bisa pindah ke bank syariah,” kata Riyanto.
[bctt tweet=”Mayoritas penduduk kita Muslim, tapi berada di ekonomi bawah ” username=”my_sharing”]
Sementara, Direktur Utama Bank Panin Syariah Deni Hendrawati mengatakan, amal usaha Muhammadiyah selaras dengan fokus bisnis Bank Panin Syariah, terutama di bidang kesehatan, ritel UMKM dan koperasi. “Di sisi lain, kami juga mengembangkan teknologi informasi dan jaringan agar memudahkan nasabah seperti Muhammadiyah untuk bertransaksi dengan perbankan syariah,” jelasnya.

