Pangsa pasar volume kerja sama ditargetkan mencapai 10 persen.
Bank Syariah Bukopin (BSB) kembali meningkatkan kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penandatanganan kembali Nota Kesepahaman Bersama. BSB pun membidik peningkatan volume kerja sama secara bertahap dari pencapaian pada Juli 2016 yang sebesar Rp 750 miliar untuk 351 amal usaha.
Direktur Utama BSB Riyanto mengatakan, seiring waktu amal usaha Muhammadiyah terus berkembang karena bidang yang digelutinya memiliki prospek dan ketahanan, dengan fokus di sektor pendidikan dan kesehatan. “Sampai saat ini, kami pun bersinergi dengan PP Muhammadiyah dalam mengimplementasikan rencana strategis dalam bidang pendidikan seperti pembangunan universitas dan sekolah serta di bidang kesehatan seperti rumah sakit, klinik, dan lainnya,” katanya, Jumat (5/8).
Namun sampai Juli 2016, BSB baru menghimpun dana Rp 400 miliar dan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 350 miliar ke amal usaha Muhammadiyah. Pangsanya tercatat baru 4,6 persen. “Ke depannya diharapkan bisa lebih ditingkatkan pangsanya menjadi 10 persen, atau volumenya jadi Rp 1,5 triliun, tapi ini akan dilakukan bertahap karena realisasinya tentu membutuhkan waktu,” papar Riyanto.
Layanan yang diberikan BSB diantaranya adalah Cash Management mencakup solusi pengelolaan likuiditas (liquidity solution), solusi pengumpulan iuran (collection solution), solusi tagihan (receivable solution) dan solusi pembayaran (payable solution). Selain itu, pemanfaatan produk-produk dana seperti tabungan dan deposito agar dana Muhammadiyah yang ada di giro memberikan hasil yang optimal dengan fasilitas transweep/Zero Balance Account (ZBA) dan dengan imbal hasil khusus (special pricing) sebagai bentuk corporated deal.
Kerja sama ini juga menciptakan pemanfaatan produk-produk pembiayaan yang berdasarkan prinsip syariah dalam rangka pengembangan usaha Muhammadiyah, maupun dalam rangka mendukung kelancaran penyelesaian setiap jenjang pendidikan bagi para mahasiswa/siswa di lingkungan pendidikan maupun para anggota, berupa student financing maupun dengan pembiayaan agunan deposito dengan tingkat imbal hasil khusus (special pricing).
[bctt tweet=”Sampai Juli 2016, BSB baru menghimpun dana Rp 400 M” username=”my_sharing”]
Kerjasama usaha/bisnis lainnya yang saling menguntungkan di antara Para Pihak, diantaranya pembukaan loket Payment Point Online Bank bagi setiap unit amal usaha Muhammadiyah, ataupun dapat melakukan co-branding card bagi para mahasiswa/siswa/santri di lingkungan pendidikan maupun para anggota.

