Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin pada Milad ke 41 MUI dan Halal bi Halal MUI di Balai Kartini, Jakarta, Kamis malam (4/8). foto: MySharing,

Perdana Diluncurkan, IDF MUI Himpun Dana Rp 1 Miliar

[sc name="adsensepostbottom"]

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan sebuah lembaga yang akan menghimpun dan mendistribusikan dana umat Islam seperti zakat, infak, dan sahadaqah bernama Islamic Development Fund (IDF-MUI).

IDF yang diluncurkan bertepatan dengan Tasyakur Milad ke 41 MUI dan Halal bi Halal, Kamis malam (4/8) di Balai Kartini, Jakarta, sebenarnya secara resmi telah dibentuk pada 29 Juni 2016 lalu.

Ketua IDF MUI Lukmanul Hakim mengatakan, pembentukan IDF MUI ini terjalin berkat kerja sama dengan lembaga keuangan syariah, diantaranya BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan bisnis ritel yaitu TransMart Carefour dan Restoran Solaria. “Kerja sama ini merupakan bukti komitmen bersama-sama menggalang dana untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan kemandirian umat,” kata Lukman dalam sambutannya.

Pada kesempatan ini, Lukman juga meluruskan kesalahan persepsi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengira MUI akan mendirikan lembaga keuangan semacam bank. Padahal, kata Lukman, lembaga yang didirikan MUI ini hanyalah seperti Lembaga ZIS (Lazis) pada umumnya. Hanya saja, IDF-MUI lebih fokus pada pemanfaatan teknologi informasi.

“ Pembentukan IDF-MUI ini didasari pertimbangan banyaknya program penting bagi umat Islam yang harus dilaksanakan. Program-program tersebut membutuhkan dana yang besar. Karena itu, MUI berinisiatif menghimpun dana dari masyarakat untuk masyarakat,” tegas Lukman.

Apalagi berdasarkan data terbaru, kata Lukman, potensi zakat umat Islam Indonesia yang mencapai Rp 285 triliun ternyata baru berhasil dihimpun dua persen saja. Angka ini, sangatlah sedikit sekali jika dibandingkan dengan potensi yang ada mengingat penduduk Indonesia mayoritas Muslim terbesar di dunia. Pengusaha Muslim pun besar jumlahnya, tentu mereka bersedia ikut berpartisipasi menggalang dana. Tak hanya itu, masyarakat bukan pengusaha pun berpeluang besar menghimpun dana untuk meningkatkan ekonomi umat dan bangsa.

Terbukti, kepedulian umat untuk membantu sesama dalam penggalangan dana sangat antusias. Pada peluncuran IDF-MUI, Kamis malam (4/8), berhasil dikumpulkan donasi secara langsung senilai Rp 1 miliar. Ditambah dengan donasi melalui aplikasi yang telah dibuat senilai Rp 15 juta. Total donasi yang terkumpul  adalah Rp 1.015.000.000.

[bctt tweet=”MUI berinisiatif menghimpun dana dari masyarakat untuk masyarakat” username=”my_sharing”]

“Insya Allah permulaan ini menjadi sejarah yang baik, dan setelah ini mudah-mudahan kesadaraan umat  dan kita semua untuk berbagi lebih baik lagi. MUI sebagai lembaga umat semakin mulya lagi,” ungkap Ustad Bachtiar Nasir yang mengawali donasi pribadinya kepada IDF-MUI sebesar Rp 100 juta.