NCR Corporation (NCR), penyedia solusi omni-channel terkemuka di dunia, mengumumkan komitmennya untuk mendukung industri perbankan Indonesia dengan penekanan pada peningkatan pengalaman konsumen saat berinteraksi dengan lebih dari 120 bank di Indonesia.

“Pelanggan saat ini, yang kebanyakan sangat familiar dengan teknologi Digital, dan ingin memperoleh pengalaman perbankan yang lancar, pribadi dan aman lewat berbagai cara, apakah online, mobile ataupun ATM. Hal ini berarti memiliki jaringan kantor cabang terbanyak bukan lagi menjadi kunci utama untuk memenangkan persaingan. Tanpa menawarkan layanan multichannel yang dapat diintegrasikan kepada konsumen, institusi perbankan tersebut tidak akan memiliki keunggulan kompetitif,” jelas Mathew Heap, Regional Marketing Director NCR Asia Pacific dalam Siaran Pers NCR yang diterima MySharing (25/8/2016).
Menurut Mathew Heap, teknologi perbankan digital NCR digunakan oleh hampir 14 juta pelanggan di 800 lembaga keuangan, dan solusi branch transformation NCR telah digunakan oleh lebih dari 300 pelanggan di sektor finansial secara global.
Fuad Husni, Country Manager, Indonesia, NCR Corporation dalam siaran pers tersebut menambahkan, “Kami memahami bahwa masa depan industri adalah tentang penerapan teknologi pintar, memahami konsumen secara lebih mendalam, menyediakan lingkungan yang tepat sekaligus mendukungnya dengan perangkat lunak yang mudah digunakan. NCR adalah institusi pertama yang segera menyadari pentingnya omni-channel dan dunia digital bagi industri sejak lebih dari setengah abad yang lalu. Itulah sebabnya kami dengan gigih mengedukasi sektor perbankan tentang pentingnya omni-channel untuk mempertahankan daya saingnya. Kami telah melayani industri perbankan Indonesia sejak 20 tahun terakhir dan dalam kurun waktu tersebut kami telah memiliki posisi yang kokoh di sektor jasa keuangan. Saat ini, hampir 20.000 ATM NCR telah dipasang oleh para mitra kami di seluruh Indonesia.”
- Milad ke-34, Bank Muamalat Perkuat Sinergi Filantropi: Renovasi Masjid-Musala di Wilayah Bencana Sumatera
- Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat
- BCA Syariah Gelar Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Melonjak 11 Kali Lipat
Menurut Fuad Husni, NCR percaya bahwa omni-channel sekarang bahkan menjadi semakin penting bagi Indonesia karena beberapa alasan. Masyarakat kelas menengah ke atas di Indonesia saat ini diperkirakan berjumlah 88 juta orang dengan aset berkisar antara 50 juta sampai 500 juta rupiah. Jumlah ini diproyeksikan akan melampaui 140 juta orang dalam lima tahun ke depan.
Karena itu, lanjut Fuad, dengan semakin banyaknya masyarakat Indonesia yang berhasil naik ke jenjang kelas menengah dan meningkatkan status perekonomiannya, maka kebutuhan mereka pun berubah, termasuk layanan perbankan seperti apa yang mereka harapkan.
Misalnya, segmen ini sudah terbiasa menggunakan telepon pintar ataupun tablet untuk berbelanja online, sehingga mereka pun akan mengharapkan layanan perbankan yang lebih baik ketika menggunakan online banking. Selain itu, segmen ini juga cenderung kurang puas dengan lamanya antrian dan layanan pelanggan secara keseluruhan di bank mereka saat ini.
“Perbankan Indonesia yang mentargetkan segmen ini harus memahami bahwa segmen tersebut bukanlah sekedar konsumen reguler yang memiliki aset lebih besar saja. Kelompok ini mengharapkan layanan yang lebih baik dari bank mereka dibanding segmen konsumen lainnya. Secara khusus, mereka mencari bank yang nyaman, aman dan yang paling penting, mampu menyediakan layanan yang mereka butuhkan melalui berbagai pilihan cara bertransaksi,” lanjut Fuad Husni.
Saat ini hampir 60% penduduk Indonesia masih belum memiliki akses perbankan atau tidak memiliki fasilitas formal perbankan. Terdapat hampir 100.000 ATM terpasang di Indonesia yang berarti terdapat 110 ATM bagi satu juga orang. Jika dibandingkan dengan negara-negara lain, seperti Tiongkok yang memiliki 350 ATM per satu juta penduduk dan Amerika dengan 1.200 ATM per satu juta penduduk, maka hal ini memperkuat fakta bahwa keberadaan ATM di Indonesia sangat penting untuk memberikan akses perbankan kepada masyarakat luas yang belum memilikinya. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Pemerintah Indonesia bekerja sangat keras untuk meningkatkan akses perbankan kepada semua lapisan masyarakat karena akses terhadap layanan perbankan merupakan faktor penting untuk pengentasan kemiskinan.
“Artinya terdapat begitu banyak peluang bagi perbankan untuk mendapatkan pelanggan baru. Para pelanggan baru tersebut mungkin membutuhkan layanan perbankan biasa saja, akan tetapi akan ada juga pelanggan yang membutuhkan solusi digital yang canggih. Dengan demikian, hanya bank yang dapat melayani semua jenis transaksi tersebut yang akan sukses bersaing. NCR berada dalam posisi yang tepat untuk mendukung industri perbankan Indonesia yang harus memenuhi kebutuhan pasar seperti ini,” demikian tutup Fuad Husni.

