Foto: DD

Dompet Dhuafa Gelar Laga Amal “Kurbanesia”

[sc name="adsensepostbottom"]

Laga amal digelar sebagai bagian kampanye peduli sesama lewat berkurban.

Foto: DD
Foto: DD

Dompet Dhuafa bersama komunitas sepakbola Komando FC (Komedian, Musisi, dan Atlet Indonesia) menggelar laga amal sepakbola pada Ahad (28/8) di National Youth Training Center PSSI, Sawangan, Depok. Laga amal sepakbola bertajuk “Kurbanesia” tersebut digelar dalam rangka kampanye ajakan publik untuk peduli terhadap sesama lewat berkurban.

Melalui aktivitas ini, diharapkan publik semakin menyadari bahwa ibadah kurban memiliki nilai sosial yang tinggi. “Laga amal ini menjadi salah satu cara kami dalam mensosialisasikan program Tebar Hewan Kurban pada Idul Adha 1437 Hijriah ini. Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama Komando FC yang berkenan berpartisipasi dalam laga amal ini,” kata Direktur Mobilisasi Zakat, Infak, dan Sedekah Dompet Dhuafa Filantropi Bambang Suherman dalam siaran pers yang diterima MySharing, Senin (29/8).

Bambang menuturkan, Tebar Hewan Kurban (THK) merupakan program Dompet Dhuafa dalam mendistribusikan hewan kurban ke berbagai wilayah terpencildi Indonesia. Daerah-daerah yang menerima penyaluran hewan kurban THK mayoritas adalah masyarakat yang tinggal di pelosok-pelosok Nusantara, rawan gizi, terbelakang, miskin, daerah yang terkena bencana dan kerusuhan, wilayah berbatasan dengan negara tetangga, kawasan dalam pegunungan, pesisir pantai, hingga pulau terluar dalam negeri ini.

“Tahun ini kami menargetkan bisa menyebar 25.000 hewan kurban ke berbagai pelosok negeri. Selain dalam negeri, sebagian hewan kurban akan didistribusikan juga ke beberapa negara seperti Myanmar, Kamboja, Vietnam, dan Filipina,” terang Bambang.

Program THK ini merupakan puncak panen para peternak lokal mitra pemberdayaan Dompet Dhuafa. Pasokan ternak program THK berasal dari puluhan lembaga mitra pemberdayaan dan ratusan peternak binaan Dompet Dhuafa di seluruh Indonesia. Untuk menjamin kualitas hewan kurban pun terdapat proses penyeleksian atau penilaian yang ketat di setiap mitra.