Ratu Maxima mendapatkan penjelasan bahwa sebuah warung kecil yang dikelola secara koperasi, masyarakat dapat memperoleh layanan combo.
Kunjungan Ratu Maxima dari Belanda ke Indonesia, dimanfaatkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dengan menunjukkan keberhasilan program unggulan dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Yaitu, SimPle dan e-Warong KUBE.
Kedua program tersebut merupakan terobosan baru yang dibangun pemerintah Indonesia bekerjasama dengan lembaga perbankan dalam meningkatkan inklusivitas masyarakat dalam menjangkau layanan keuangan.
Sebagaimana dalam rilisnya yang diterima MySharing, Kamis (1/9), Ratu Maxima mengunjungi akusisi tabungan SimPle dan e-Warong KUBE BNI di Bogor, Jawa Barat, Rabu (31/8). Hadir pula Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kusumingtuti S Soetiono, Walikota Bogor Bima Arya, Direktur Tresuri & International BNI Panji Irawan, dan Direktur Perencanaan & Operasional BNI Bob T Ananta.
BNI menunjukkan kesuksesan dalam menggulirkan program tabungan SimPle dengan membuka sekitar 400 rekening di SMPN 1 Bogor, yang berlokasi di salah satu gedung bersejarah yang telah berdiri sejak zaman Belanda.
Ratu Maxima mendapat kesempatan untuk menyaksikan proses siswa menabung di fasilitasi BNI Layanan Gerak (BLG). Dilanjutkan meninjau kegitan belajar dan mengajar di sekolah tersebut, serta berdialog dengan para siswa.
Setelah itu, Ratu Maxima mengunjungi e-Warong KUBE yang dikelola oleh Ibu Mulyani di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Ratu Maxima mendapatkan penjelasan bahwa dari sebuah warung kecil yang dikelola dengan cara koperasi, masyarakat dapat memperoleh layanan combo. Mulai dari membuka rekening tabungan, menampung bantuan sosial atau subsidi dari pemerintah, membeli barang-barang kebutuhan pokok dengan harga subsidi.
Layanan combo itu dapat diberikan oleh e-Warong KUBE karena warung ini memang berfungsi sebagai lembaga resmi yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial RI, sebagai tempat penyaluran bantuan sosial dan subsidi secara non tunai dengan statuas Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS).
e-Warong KUBE juga berfungsi sebagai Branchles Banking, yaitu menjadi agen BNI yang dapat memberikan layanan perbankan dengan sebutan Agun46. Sehingga layanan bank seperti pembukaan tabungan yang menampung bantuan sosial dan subsidi dapat dilakukan. Warong ini juga berkonsep Rumah Pangan Kita yang dikembangkan Bulog, yakni melayani penjualan barang-barang kebutuhan pokok bersubsidi seperti beras, minyak goreng, gula, hingga gas LPG 3 kg
Jumlah e-Warong KUBE yang telah dibuka BNI hingga saat ini mencapai 17 warung. BNI merupakan bank yang paling awal merealisasikan pembentukan e-Warong KUBE bersama Kemensos mulai dari Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, Jakarta, Solo, Boyolali, Semarang, Yogyakarta, Kulon Progo, dan Bogor.

