Sistem yang dibangun bersifat terbuka (open system), pencairan manfaat juga dapat dilakukan di seluruh jaringan bank HIMBARA
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, membuka tiga agen Laku Pandai atau Agen46 di Telang, Banyuasin, Sumatera Selatan. Pembukaan ini menjadi bentuk dukungan peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah pendesaan Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kawasan Transmigrasi (KTM).
Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto mengatakan, untuk memaksimalkan penguatan ekonomi di KTM Telang, BNI juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai kredit mikro dan KUR senilai Rp 500 juta untuk membangun Rice Milling Plant (RMP). Selain itu, BNI juga menyerahkan 5 hand tractor sebagai bentuk dukungan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sektor pertanian setempat.
Suprajarto menyatakan, bahwa Agen46 di KTM Telang yang dibuka BNI, pertama adalah Koperasi KSU Syariah BMT Trans Mekarsari Mandiri di Desa Mulia Sari Kecamatan Tanjung Lago, Banyuasin. Kedua, BUMDes Mulia Sari di Desa Mulia Sari, Tanjung Lago, Banyuasin, dan ketiga yaitu Agen46 di Warung Rossela Desa Mulia Sari.
“Kehadiran Agen46 di Bumdes dan RPK di KTM Telang, juga dapat dimanfaatkan masyarakat Telang untuk bertransaksi keuangan, seperti pembukaan rekening, transfer, tarik tunai, pembelian pulsa telepon, pembayaran listrik, dan lainnya. Tanpa harus datang langsung ke kantor bank,” ujarnya dalam keterangan resminya yang diterima MySharing, Rabu (7/9).
Menurutnya, dengan dikembangkan KTM ini, maka akan sangat membantu masyarkat untuk dapat langsung menjual berbagai hasil produksinya. Sehingga dapat memotong beberapa rantai distribusi yang membebani biaya penjualan. Disamping itu adanya KTM membantu masyarakat membeli barang kebutuhannya yang disediakan oleh Rumah Pangan Kita (RPK) dengan terjangkau.
Saat ini, lanjut dia, BNI sudah membangun sistem yang terintegrasi dengan Kementeria Sosial untuk penyaluran bantuan sosial. Sehingga Bumdesa nantinya juga dapat berfungsi sebagai tempat pencairan manfaat bagi penerima bantuan sosial dan subsidi di daerah setempat.
”Sistem yang dibangun ini bersifat terbuka (opeb system), di mana nantinya pencairan manfaat juga dapat dilakukan di seluruh jaringan bank HIMBARA (Bank Mandiri, BRI, BTN, dan BNI),” ujar Suprajarto.
Pembukaan 3 Agen46 BNI di KTM kali ini di selenggarakan di sela-sela kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi Eko Putra Sandjojo ke Pusat Pengembangan Pendidikan Agama, Pusat Bisnis sekaligus peresmian Distribusi Center, RPK, BMT Trans, Bumdes Bersama dan RMP, sekaligus penyerahan KUR.

