(Ki-ka) : Ketua Umum Wahdah Islamiyah KH M Zaitun Rasmin, Tokoh Nasional Amin Rais, dan Juru Bicara MPJ Ustad Bachtiar Nasir, pada Mudzakarah Ulama dan Tokoh Nasional di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (15/9). foto:MySharing.

Ustad Bachtiar: Kita Tidak Tergantung Partai, Tapi Partai Juga Perlu Kita!

[sc name="adsensepostbottom"]

Ulama dan tokoh nasional akan menekan partai agar memilih satu pasang calon gunernur dan wakil gubernur Muslim DKI Jakarta.

Majelis Pelayanan Jakarta (MPJ) tidak punya wewenang untuk mengerucutkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Muslim DKI Jakarta pada pilkada 2017 mendatang. Tugas ulama dan tokoh nasional adalah sebagai pihak yang menekan partai politik untuk menetapkan cagub dan wacabug Muslim.

Demikian diungkapkan juru bicara MPJ Ustad Bachtiar Nasir dalam Mudzakarah Ulama dan Tokoh Nasional di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pekan lalu.

”Yang punya hak untuk kerucutkan satu pasang adalah partai politik. MPJ akan melakukan pertemuan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan juga partai lainnya untuk membahas masalah ini, sebagai upaya merekomendasi satu pasang cagub Muslim DKI,”  papar Ustad Bachtiar.

Belaiu menyakini, meski PKS sudah mempunyai calon  wakil gubernur dari kalangan sendiri, namun menurut Bachtiar partai tersebut tetap akan berhitung. ”Sekali pun sudah mengusulkan nama wagubnya, PKS tetap rasional, tak mungkin memaksakan diri. PKS telah berhitung, tak mungkin mengusung orang yang bakal kalah,” tukasnya.

Namun demikian, Ustad Bachtiar menegaskan, ulama dan umat Islam tidak akan tergantung dengan partai. Karena ulama akan terus menekan.

”Kita punya kekuatan sendiri, tidak tergantung sama partai. Tapi partai juga perlu kita!. Maka, kita tekan partai memilih satu pasang cagub Muslim yang pengalaman berkinerja bagus, mengayomi rakyat,  tidak kasar dan arogan,” tegasnya.

[bctt tweet=”Partai harus usung satu pasang cagub Muslim!” username=”my_sharing”]