2017, BCA Syariah Bidik Pertumbuhan 18%

[sc name="adsensepostbottom"]

Salah satu rencana bisnis adalah meluncurkan e-money.

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih menuturkan, untuk rencana bisnis pada tahun depan pihaknya menargetkan pertumbuhan di atas industri. “Kami targetnya tidak muluk, sekitar 18 persen, tapi tetap di atas industri yang perkiraan targetnya 12 persen,” ujarnya saat ditemui usai perjanjian kerja sama BCA Syariah dengan Prudential, Senin (28/11).

Salah satu strategi bisnis yang dilakukan adalah dengan meningkatkan layanan digital banking. “Tahun depan kami akan masuk digital banking, kami akan mengeluarkan e-money tapi namanya nanti ya. Nanti akan ada e-money cobranding dengan BCA dan ada yang kami keluarkan sendiri. Selain itu mobile banking dan internet banking juga akan kami tingkatkan. Insya Allah di kuartal I,” ungkap John.

Selain meningkatkan layanan digital banking, lanjut John, BCA Syariah juga akan melakukan ekspansi jaringan kantor. Agar dapat turut serta dalam penyediaan Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai), BCA Syariah berencana untuk membuka kantor cabang di Indonesia Timur.

“Untuk Laku Pandai kami menunggu persetujuan OJK karena syaratnya harus membuka cabang di Indonesia Timur baru bisa digital banking branchless. Oleh karena itu, tahun depan kami akan lihat peluang untuk membuka cabang di Indonesia Timur, di Makassar, karena potensi Indonesia Timur masih sangat luas, kami akan beri prioritas juga untuk Indonesia Timur,” katanya.

Ia menambahkan, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BCA Syariah pun mencukupi untuk melakukan ekspansi. Per akhir September 2016, rasio CAR BCA Syariah sebesar 37,12 persen. Ini menunjukkan bahwa aspek permodalan BCA Syariah masih sangat mendukung untuk ekspansi bisnis di tahun mendatang.

“CAR merupakan hal utama untuk ekspansi. Dengan modal yang memadai, kami jadi mempunyai kelonggaran untuk ekspansi usaha dengan lebih agresif ke depannya. Kalau kondisi perekonomian bagus tidak ada isu permodalan karena masih sangat memadai. Kalau CAR mepet baru nanti ada rencana penambahan lagi,” pungkas John.

[bctt tweet=”Capital adequacy ratio BCA Syariah mencukupi untuk melakukan ekspansi” username=”my_sharing”]