Sebagian besar tamu hotel berasal dari Uni Emirat Arab.
Konsep hotel syariah ternyata tak hanya ada di negara mayoritas muslim. Baru-baru ini, Center for Halal Qualify Certification memberikan sertifikat halal kepada sebuah hotel di Kroasia, yaitu LifeClass Terme Sveti Martin Hotel. Hotel tersebut pun menjadi hotel pertama yang mendapat sertifikat halal di Kroasia.
Pada 2016, LifeClass Terme Sveti Martin Hotel mencatatkan kunjungan sebanyak 1.757 wisatawan muslim. Sebagian besar diantaranya berasal dari Uni Emirat Arab. Dalam pernyataan resmi LifeClass Terme Sveti Martin Hotel, menilik dari semakin meningkatnya jumlah wisatawan muslim, pihak hotel pun telah memproses pengajuan sertifikasi halal sejak Juni 2016.
“Dengan sertifikat halal ini, kami memastikan wisatawan muslim dapat memeroleh makanan halal dan di setiap kamar akan ada petunjuk arah kiblat, sajadah dan Al Quran,” demikian pernyataan LifeClass Terme Sveti Martin Hotel, dilansir dari Total Croatia News, Jumat (17/2).
- Jumlah Peserta DPLK Syariah Muamalat Terus Meningkat
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
Sertifikat halal untuk hotel tersebut pun secara resmi diterima oleh Direktur Operasional LifeClass Terme Sveti Martin Hotel Jelena Berecic. Menurutnya, sertifikat halal menjadi salah satu langkah ekspansi hotel untuk menangkap pasar wisatawan muslim yang kian bertambah.
“Konsep halal sebagian besar sejalan dengan visi bisnis LifeClass Terme Sveti Martin Hotel yaitu ‘World of Healthy Pleasure’, yang menekankan pada diet sehat dan harmoni antara pikiran, tubuh dan alam. Hal yang menjadi tantangan terbesar adalah menerapkan standarnya sembari mendukung pemasok lokal dalam rangka mendukung perekonomian setempat,” tukasnya.
Sertifikat halal yang diperoleh LifeClass Terme Sveti Martin Hotel pun menjadikannya destinasi wisata halal di level internasional. Sertifikat halal tersebut juga memberikan nilai tambah bagi hotel di mata wisatawan muslim. Thomson Reuters mencatat wisata syariah merupakan industri senilai 137 miliar dolar AS.

