Ketua Pembina BKSPPPI Didin Hafiduddin

Didin Hafiduddin: “Harusnya Sesama Ummat Muslim Saling Mendukung Memilih Pemimpin Muslim”

[sc name="adsensepostbottom"]

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI – Prof. Dr KH Didin Hafiduddin dalam rapat pleno ke 15 Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia hari ini, Rabu tanggal 22 Februari 2017 di Gedung MUI, Jln. Proklamasi 51, Jakarta, menyatakan, bahwa sesama ummat Muslim harus saling mendukung dalam memilih pemimpin Muslim.

“Dalam kehidupan politik, setiap Muslim mengedepankan kepentingan bersama dan meletakkan kepentingan kelompok atau ormas. Sebagai contoh dalam Pilkada DKI yang menjadi barometer Indonesia, bisa dibayangkan jika pemimpinnya tidak dari mayoritas. Harusnya kita saling mendukung dan mendorong (pemimpin Muslim), karena di situ ukhuwah kita diuji,” ungkap Didin dalam forum rapat pleno tersebut.

Karena itu lanjut Didin, membangun ukhuwah Islamiyah bisa dilakukan dengan cara bersilaturahim dengan orang yang mungkin selama ini terputus silaturahminya. Setiap pemimpin dan ormas perlu menahan diri dalam perbedaan khilafiyah terutama di mimbar umat seperti khutbah Jumat, misalnya.

[bctt tweet=”Harusnya Muslim pilih pemimpin Muslim!” username=”my_sharing”]

“Hubungan antar ormas harus dilandasi dengan sikap khusnudzan dan pandangan positif untuk pembangunan umat. Setiap amal harus dipandang sebagai upaya keseluruhan umat. Misalnya Muhamadiyah miliki rumah sakit standar internasional, atau NU mampu membangun perekonomian dengan konsep Baitul Mal wa Tamwil berbasis pesantren, semua itu adalah wujud kemenangan bersama,” lanjut Didin.

Menurut Didin, secara umum ormas dan kelompok Islam harus memulai dari ta’awun (menolong) dan takaful (melindungi). Islam dan iman adalah perilaku sehingga ukhuwah Islamiyah ini terlihat pada perilaku, berpikir, dan muamalah.

“Tugas kita membangun ukhuwah, dan tasamuh (toleransi) terhadap yang berbeda agama,” demikian Prof. Dr KH Didin Hafiduddin (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI).