Komunisme itu Nyata, Ideologi yang Mengancam Pancasila

[sc name="adsensepostbottom"]

Secara nasional rakyat Indonesia pernah diobrak-abrik oleh komunisme.

Dalam rapat pleno ke 15 Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) bertajuk “Upaya Bersama Menghadapi Ancaman Terhadap NKRI”,  sangatlah tegas disampaikan Ketua Wantim MUI Din Syamsuddin, bahwa komunis sebagai ancaman nyata terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Din, komunisme itu nyata bukan ilusi semata. Komunisme itu adalah ideologi yang secara diamentral mengancam Pancasila. “Prakteknya dapat kita lihat secara gamblang, seperti adu domba antar masyarakat dan antar umat beragama. Terlebih lagi ada penggunaan lambang komunis oleh komunitas-komunitas tertentu. Ini nyata terlihat mata,” ujar Din dalam rapat pleno ke 15 Wantim MUI di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (22/2).

Din  meminta agar masyarakat dan pemerintah tidak melakukan hal yang bersifat permisif menghadapi komunisme. Karena menurut Din, secara nasional rakyat Indonesia pernah diobrak-abrik oleh komunisme, dan sejarah perih itu tak mungkin bisa dilupakan.

“Secara nasional kita sudah pernah diobrak-abrik oleh komunisme. Tentu pemerintah dan masyarakat bisa melakukan pencegahan penyebaran ideologi komunisme dengan penyadaran budaya melalui lembaga pendidikan dan keagamaan,” ujar Din.

Sebagai tindak lanjut dan bukti kepedulian dalam upaya menjaga eksistensi bangsa dan negara Indonesia, Din mengatakan, Wantim MUI akan memberikan rekomendasi kepada pihak terkait dalam pemerintahan, dan kepada DPP MUI.

“Termasuk  dengan mencegah ideologi komunisme merasuk dalam organisasi-organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia,” pungkas Din.