Arab Saudi akan mengadakan kerja sama khususnya di bidang pendidikan dan penanganan terorisme.
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, tiba di Komplesk Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/3) pukul 13.10 WIB. Kunjungannya ini, Raja Salman akan menyampaikan pidatonya dengan jedah 10 menit, yang digagas dalam suasana Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPR RI Setya Novanto.
Dalam pidatonya, Raja Salman Raja mengucapkan terima kasih atas sambutan yang didapatnya. “Kami ucapkan terima kasih atas sambutan luar biasa dan penuh kehormatan,” kata Raja Salman.
Raja Salman mengatakan, Arab Saudi akan mengadakan kerja sama di segala bidang dengan Indonesia, seperti bidang pendidikan dan penanganan terorisme.
“Semoga ini menjadi titik kerja sama di berbagai aspek di tengah dinamika umat Islam terutama dalam hal menangani masalah teroris, termasuk juga masalah stabilitas politik dalam negeri,” kata Raja Salman.
Berikut ini isi pidato lengkap dari Raja Salman yang sudah dialih bahasakan ke bahasa Indonesia.
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam disampaikan kepada Rasulullah.
Yang mulia Bapak Ketua DPR RI, saudara-saudariku yang terhormat, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izinkan saya untuk mengawali sambutan saya ini dengan menyampaikan penghargaan kami yang setinggi-tingginya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia yang bersahabat, atas keramahan dan sambutan hangat, Seraya menyampaikan perasaan bahagia atas keberadaan saya bersama para hadirin sekalian.
Sesungguhnya kunjungan ke negara yang mulia kali ini yang diawali dengan kunjungan serupa yang telah dilakukan oleh saudara saya yang mulia bapak presiden ke Kerajaan Arab Saudi dan saling tukar menukar kunjungan antara pejabat tinggi di kedua negara, ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kerjasama di seluruh bidang yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua bangsa kita yang bersahabat.
Para hadirin sekalian.
Sesungguhnya tantangan yang kita hadapi, khususnya bagi umat Islam dan dunia secara umum, seperti fenomena terorisme, benturan peradaban( the Clash Of Civilization) tidak adanya penghormatan terhadap kedaulatan negara serta melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri nya telah mengharuskan kita untuk menyatukan barisan dalam menghadapi tantangan ini serta melakukan koordinasi dalam melakukan berbagai upaya dan sikap yang dapat memberikan manfaat bagi kepentingan kita bersama serta keamanan dan perdamaian dunia.
Penutup, Saya ingin menyampaikan apresiasi atas peran dewan yang terhormat dalam meningkatkan hubungan antara kedua negara kita yang bersahabat di seluruh bidang, saya juga memberikan apresiasi atas penandatanganan sejumlah kesepakatan dan MOU antara kedua negara dalam kunjungan kali ini.
Saya berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Semoga senantiasa memberikan Taufik dan Ridhonya kepada kita sekalian.
Setelah menyampaikan pidato, Raja Salman kemudian melakukan foto bersama dengan sejumlah pejabat. Tampak Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Mantan Wapres Try Sutrisno, Ketua MRP Zulkifli Hassan, Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subiato, dan para tokoh lainnya.

