Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) akan merasa berdosa, manakala saudara Muslim di pulau-palau terpencil tidak paham hukum Allah SWT.
Dalam tausiyah yang disampaikan di hadapan masyarakat Pulau Untung Jawa, Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Shihab menjelaskan tujuan dari kedatangan rombongan ormas Islam.
Menurut Habib Rizieq, kegiatan bertajuk ‘Safari Dakwah’, ini untuk menjalin persaudaraan sesama muslim. “Karena kami merasa berdosa dan kami akan sangat merasa bersalah manakala saudara kami nun jauh disana, di pulau-pulau yang tersebar, tidak memahami hukum Allah,” kata Habib Rizieq di Masjid Al-Ichsan, Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (13/3).
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini menegaskan, bahwa sebenarnya kekuatan umat Islam yang ada sangat besar. Hanya saja selama ini kekuatan tersebut tercerai berai, baik kekuatan politik, ekonomi, pendidikan, dan lainnya.
Seperti diketahui, dalam tiga hari kedepan berbagai ormas Islam akan mengunjungi sekitar enam pulau di wilayah Kepulauan Seribu. Rombongan berangkat pada pukul 07.45 WIB pagi tadi, Senin (13/3) dari dermaga Marina Ancol, Jakarta Utara, dengan menaiki empat kapal speedboat.

