Suazana Zikir dan Shalawat untuk Negeri pada haul almarhum Presiden Soeharto di Masjid Agung At-Tin TMII, Jakarta, Sabtu malam (11/3).

Habib Rizieq Ajak Umat Islam Lakukan Revolusi

[sc name="adsensepostbottom"]

Revolusi itu kuncinya iman dan taqwa, tidak bisa dikompromikan!

Dalam tausyaihnya pada Zikir dan Shalawat untuk Negeri pada haul almarhum Presiden Soeharto di Masjid Agung At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu malam (11/3), Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengajak umat Islam untuk melakukan revolusi.

Revolusi yang dimaksud menurut Habib Rizieq adalah perubahan menyeluruh di setiap pribadi umat Islam menuju yang lebih baik lagi. “Yakni,  yang  kemarin tidak shalat, sekarang dan seterusnya harus shalat. Yang sebelumnya belum baik, sekarang harus baik. Yang kemarin masih berjudi, sekarang berhenti,” ujar Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) ini.

Menurut Habib Rizieq, revolusi tersebut semata untuk kebaikan bangsa. Dan tidak bisa kalau tidak dimulai dari diri sendiri. Karenanya,  kuncinya adalah selalu berjuang dan berusaha meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah. “Taqwa adalah jawaban dari semua problematika kehidupan kita di dunia,” ucap Habib Rizieq.

Habib Rizieq pun mengutip sebuah ayat Al-Quran, bahwa andaikata penduduk suatu negeri bertaqqa, niscaya akan dibuka bagi mereka aneka ragam keberkahan, baik dari langit dan bumi.

Namun, kata Habib Rizieq, jika penduduk tersebut selalu melanggar hukum Allah SWT. Justru akan ditimpakan bencana, kekacauan, azab, dan sebagainya. ”Kata kuncinya adalah iman dan tagqa. Ini tidak bisa dikompromikan,” tegas Habib Rizieq disambut pekik Allahu Akbar para jamaah yang memadati  halaman Masjid Agung At-Atin hingga ruas jalan raya TMII.