KH. Hasyim Muzadi, Putra Terbaik NU itu Telah Wafat

[sc name="adsensepostbottom"]

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan memimpin pemakanan KH. Hasyim Muzadi.

Indonesia berduka, KH. Hasyim Muzadi, tokoh Nahdlatul Ulama (NU)  mengembuskan napas terahir di kediamannya di Malang, Jawa Timur,  Kamis (16/3) sekitar pukul 06.00 WIB. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantipres) ini wafat di usia 72 tahun

Kabar meninggalnya KH Hasyim Muzadi diungkapkan oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin melalui Twitter. “Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-faatihah,” ujar Lukman, Kamis (16/3).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD juga membenarkan kabar meninggalnya KH Hasyim Muzadi. Dia mengatakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu meninggal sekitar pukul 06.00 WIB tadi.

Menurut rencana, jenazah KH Hasyim Muzadi akan dibawa ke Jakarta untuk dikebumikan. “Pukul 06.00 WIB tadi wafat dan akan diterbangkan ke Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat. Dikebumikan di sana,” ujar Mahfud.

Jenazah KH. Hasyim Muzadi akan diberangkatkan dari Malang sekitar pukul 13. WIB, dan diperkirakan tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 14.30 WIB.  Diperkirakan pukul 15.30 WIB, jenazah tiba di masjid Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, dan disholatkan.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) akan memimpin pemakanan Putra Terbaik Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor di pemakanan komplek Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, pada Jumat sore (16/3).

KH Hasyim Muzadi, yang lahir pada 8 Agustus 1944, wafat setelah menjalani perawatan intensif di RS Lavalette, Malang, Jawa Timur.

Sekilas data almarhum KH. Hasyim Muzadi

Nama: KH Achmad Hasyim Muzadi

  • Putra Terbaik NU
  • Putra Terbaik Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Putra Terbaik Tuban Bumi Wali, Jatim dan Indonesia
  • Lahir: Bangilan, Tuban Jatim, 8 Agustus 1944

Jabatan
Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (1999-2004 dan 2004-2009)

Pengalaman  Penting
Calon Wakil Presiden Pemilu 2004

Istri:Hj. Mutammimah
Anak:Enam orang (3 putra dan 3 putri)
Ayah:H. Muzadi
Ibu:Hj. Rumyati

Pendidikan

  • Madrasah lbtidaiyah Tuban-Jawa Timur 1950-1953
  • SD Tuban-Jawa Timur 1954-1955
  • SMPN I Tuban-Jawa Timur 1955-1956
  • KMI Gontor, Ponorogo-Jawa Timur 1956-1962
  • PP Senori, Tuban-Jawa Timur 1963
  • PP Lasem-Jawa Tengah 1963
  • IAIN Malang-Jawa Timur 1964-1969
  • Bahasa 1972-1982 : Kemampuan Bahasa:
    Indonesia, Arab, Inggris

Pengalaman Karir

  • Membuka Pesantren Al-Hikam di Jalan Cengger Ayam, Kodya Malang
  • Anggota DPRD Kotamadya Malang dari PPP
  • Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Malang
  • Anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur 1986-1987

Organisasi

  • Ketua Ranting NU Bululawang-Malang, 1964
  • Ketua Anak Cabang GP Ansor Bululawang-Malang 1965
  • Ketua Cabang PMII Malang 1966
  • Ketua KAMMI Malang 1966
  • Ketua Cabang GP Ansor Malang 1967-1971
  • Wakil Ketua PCNU Malang 1971-1973
  • Ketua DPC PPP Malang 1973-1977
  • Ketua PCNU Malang 1973-1977
  • Ketua PW GP Ansor Jawa Timur 1983-1987
  • Ketua PP GP Ansor 1987-1991
  • Sekretaris PWNU Jawa Timur 1987-1988
  • Wakil Ketua PWNU Jawa Timur 1988-1992
  • Ketua PWNU Jawa Timur 1992-1999
  • Ketua Umum PBNU 1999-2004
  • Ketua Umum PBNU 2004-2009

Legislatif

  • Anggota DPRD Tingkat II Malang-Jawa Timur
    Publikasi:
  • Membangun NU Pasca Gus Dur, Grasindo, Jakarta, 1999.
  • NU di Tengah Agenda Persoalan Bangsa, Logo, Jakarta, 1999.
  • Menyembuhkan Luka NU, Jakarta, Logos, 2002.

Alamat
Ponpes Mahasiswa Al Hikam, Malang