Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat mengunjungi keluarga almarhum Hindun di RT 00 RW 05, Jalan Karet Karya III, Karet, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (13/3).

Usai Ditemui Ahok, Keluarga Hindun Bungkam!

[sc name="adsensepostbottom"]

Sepekan sudah Hindun binti Rasiman meninggal dunia, keluarganya pun tak mau lagi berkomentar.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendatangi rumah keluarga almarhum Hindun di RT 00 RW 05, Jalan Karet Karya III, Karet, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (13/3) lalu.

Usai kunjungan tertutup itu, Ahok kepada wartawan meminta media massa tidak lagi memberitakan soal kasus meninggalnya Hindun binti Rasiman. “Teman-teman media juga jangan tulis lagi berita mengenai meninggalnya Hindun, tutup saja kasus ini,” ujar Ahok.

Keluarga Hindun pun demikian tutup mulut terhadap awak media yang mempertanyakan kunjungan penista agama tersebut. Neneng (46) salah seorang anak Hindun enggan bicara saat ditanya perihal kasus yang dibesar-besarkan media termasuk media soslal (medsos) hingga menjadi viral.

Anak almarhum Hindun, yaitu Arnsah (57) juga enggan diwawancarai. Dia hanya mengatakan tidak tahu menahu kasus ibunya. “Saya nggak tahu. Saya sehari-hari nggak tinggal di sini, tapi di Lenteng Agung,” ujarnya.

Begitu juga anak sulung almarhum Hindun, Sudarsih (60) tutup mulut tak mau berkomentar apapun pertanyaan yang dilontarkan media kepada dirinya. “Maaf, saya takut salah ngomong,” kata Sudarsih.

Bahkan, tetangga almarhum Hindun pun bersikap serupa yakni bungkam terhadap awak media. Salah satu tetangga Hindu yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, hubungan Hindun dengan masyarakat berjarak sejak kasus itu.

Neneng, anak Hindu diakui masyarakat sekitar merupakan pendukung Ahok-Djarot. Dalam putaran pertama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Rabu 15 Februari 2017 lalu, Hindu diketahui mencoblos Ahok.

Terkait para pendukung Ahok, di masjid-masjid di Jakarta memasang spanduk  bertuliskan “Tolak Shalatkan Jenazah Pendukung Ahok”, Spanduk ini pun menjadi viral di media soslal. Ada yang setuju dan tidak setuju terhadap seruan tersebut.

Seperti diketahui, almarhum Hindun sempat menjadi polemik di masyarakat, setelah sejumlah media massa menyebut-nyebut jenazah Hindu yang meninggal dunia pada Selasa (7/3) tidak dishalatkan di mushalla Al Mukmi,  dekat rumahnya. Hindun dishalatkan di rumahnya oleh pengurus mushalla Al-Mukmin yaitu Muhammad Safi’i.

.