Aksi 313 adalah aksi damai tidak ada seting ricuh.
Forum Umat Islam (FUI) akan menggelar Aksi Damai 313 pada Jumat (31/3) besok dengan titik fokus di depan Istana Merdeka.
Sekertaris Jenderal (Sekjen) FUI Muhammad Al Khaththath menjelaskan, aksi 313 akan diawali dengan salat Jumat di Masjid Istiqlal. Usai salat Jumat, peserta akan melakukan long march menuju ke Istana negara. Titik utama aksi akan digelar di depan Istana Negara.
Menurut Khaththath, peserta aksi akan melakukan long march dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara dengan rute melewati Jalan Merdeka Timur menuju ke arah depan Kedutaan Amerika Serikat, kemudian belok ke kanan menuju Jalan Merdeka Selatan melewati depan Balai Kota. Setelah itu akan melewati Bundaran Patung Kuda. Selanjutnya, belok ke kekanan ke Jalan Merdeka Barat dan langsung menuju depan Istana Merdeka. Aksi damai 313 itu akan digelar hingga sekitar pukul 17.00 WIB.
“Kami berharap Istana akan membukakan pintu untuk delegasi aksi 313 untuk berdialog dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait tuntutan umat agar Ahok terdakwa penista agama segera ditahan dan dicopot dari jabatan gubernur DKI Jakarta,” ujar Khaththath pada konferensi pers di Masjid Baitulrrahman, Jakarta, Kamis (30/3).
Aksi diperkirakan akan berlangsung hingga petang yakni pukul 17.00 WIB, diakhiri dengan pengerahan massa ke Masjid Istiqlal lagi untuk melaksanakan salat maghrib berjamaah. Shalat Magrib berjamaah ini dilanjutkan doa untuk kemenangan gubernur Muslim Jakarta pada 19 April 2017 mendatang. Namun demikian kata Khaththath, aksi ini sama sekali tidak ada muatan politik.
“Aksi besok tidak langsung bubar di Istana, tapi peserta aksi akan pulang bareng menuju titik yang ditentukan yakni menuju masjid untuk shalat magrib berjamaah,” ujar Khaththath.
Al-Khaththath mengatakan hari ini pihaknya akan mengambil tanda terima surat pemberitahuan ke Mabes Polri. Ia memastikan aksi 313 ini yang akan berlangsung damai. “Aksi 313 ini aksi damai tidak ada seting ricuh dan tak ada unsur politik, meskipun di media sosial ada omongan ricuh. Kalau mau ricuh mah ngaak usah ngomong. Insya Allah aksinya damai,” ungkap Khaththath.
Al Khaththath juga meminta aparat dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya untuk mengawal aksi tersebut. “Kami minta aparat menjalankan fungsinya memberikan penganyoman bagi massa aksi karena aksi dilindungi undang-undang,” kata dia.
Terkait jumlah massa yang akan mengikuti aksi, Al Khaththath, belum bisa memastikan. Namun, ia memperkirakan akan lebih dari 100 ribu orang akan ikut aksi tersebut. Dengan peserta aksi tidak hanya dari Jakarta, tapi juga dari luar kota diantaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan Timur, dan lainnya.
