MA Janji Tak Ada Intervensi dari Pimpinan Pemerintah

[sc name="adsensepostbottom"]

Nilai utama keadilan adalah adat istiadat dan agama akan dijunjung tinggi oleh Mahkamah Agung (MA).

Usai bertemu Mahkamah Agung (MA) dengan waktu kurang lebih satu jam, perwakilan GNPF MUI pun kembali ke masjid Istiqlal.

Dihadapan massa yang telah menunggu, Kapitra menyampaikan, seluruh aspirasi telah didengar oleh para petinggi MA. Dalam pertemuan itu, kata Kapitra, Ketua MA berjanji tidak akan ada intervensi yang akan dilakukan oleh pimpinan Pemerintah. Hakim tidak boleh diintervensi serta didesak walapun dilakukan oleh dirinya sendiri. Dan, Ketua MA akan menjamin dan MA harus dikontrol agar berjalan dengan baik.

Atas nama MA, Ketua MA  akan mencatat dan akan menyampaikan karena ini akan mendukung hal-hal yang dibutuhkan pengadilan. “Nilai utama keadilan, yang disampaikan petinggin MA adalah adat istiadat serta agama akan dijunjung tinggi oleh MA,” ujar Kapitra.

Disampaikan Kapitra, MA akan menjamin majelis hakim akan memutuskan perkara berdasarkan fakta-fakta dipersidangan dan keadilan di masyarakat yang tumbuh pada hari ini, serta hari esok. “Dengan bermunajat kepada Allah SWT, semoga keputusan hakim bisa memberikan keadilan untuk kita semua, dan kebenaran yang sebenar-benarnya, diberikan keyakinan atas kegelisahan selama ini,” ujar Kapitra.

Karena, menurut Kapitra, tidak ada jalan keluar yang lebih baik, menyerahkan salah kepada Allah SWT, meskipun segala usaha telah kita lakukan semampunya. “Allah SWT Maha Berkeadilan, di masjid ini mari kita tundukkan hati memohon pertolongan Allah SWT melalui tangan-tangan majelis hakim yang akan memutuskan perkara ini sesuai hati nuraninya untuk memberikan keadilan untuk kita semua,” ungkap Kapitra.

Kapitra pun menyampaikan bahwa apresiasi massa Aksi Simpatik 55 sudah disampaikan kepada MA, dan diterima dengan baik.Maka dengan  kerendahan hati semoga Allah SWT memberikan ketenangan, kekuatan, dan kedamaian.

“Marilah kita pulang ke tempat masing-masing dengan hati tenang, tertib, dan damai. Di dalam dan diluar masjid, ayuk kita semua bersih-bersih masjid jangan sampai meninggalkan sampah,” ujar Kapitra.

Tepat pukul 16.04, massa pun berbaris rapi mengantri keluar masjid sambil menyanyikan lagu Bela Islam. Di luar masjid, terlihat massa membersihkan sampah-sampah. Bahkan Aa Gym turut serta membersihkan sampah dengan semangatnya memberi contoh kepada umat.