Pasar murah ini menyajikan aneka kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) kembali menggelar tradisi tahunan yaitu Pasar Murah dan Bazaar Ramadan 1438 Hijriah di halaman depan dan lobby utama kantor Kemenkop dan UKM, Jakarta, Senin (12/6).
Acara tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 12 Juni hingga 14 Juni 2017 mendatang. “Ini merupakan acara rutin yang biasa diselenggarakan setiap bulan Ramadan. Tujuannya, sebagai sarana berbagi bagi masyarakat sekitar dengan menggelar pasar murah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau”, kata Ketua Dewan Penasehat Dharma Wanita Kemenkop dan UKM, Bintang Puspoyoga di sela-sela pembukaan acara Pasar Murah dan Bazaar Ramadhan 1438 Hijriah.
Didampingi Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram, dan beberapa pejabat eselon I Kemenkop dan UKM, Bintang Puspayoga juga memberikan santunan kepada anak yatim di lingkungan sekitar kantor Kemenkop dan UKM dan pembagian paket sembako.
Selain menjual kebutuhan pokok (sembako), bazaar ini juga menyajikan aneka kuliner dan juga kue-kue untuk keperluan Idul Fitri. Tak hanya itu, beberapa stan juga menampilkan busana Muslim dengan desain terbaru dan harga terjangkau. Yang menarik lagi, produk makanan olahan yang tampil di acara ini merupakan produk berkualitas dari para UKM di seluruh Indonesia. Sebut saja, Tekwan Bu Tika “Riswan”, Bumbu Pecel Bu Djiman, Frozen Kebab, Joggets Nugget, dan sebagainya.
Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta mengatakan, bahwa ada penambahan stan dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu ada sekitar 80 stan, sementara tahun 2017 ini mencapai 130 stan dari produsen, pabrikan, distributor, ritel, dan lain-lain. Bahkan bazar tahun ini, kata Wayan, ada peserta stan dari perusahaan besar seperti Sinarmas, Indomaret, Alfamart, Artha Graha, dan sebagainya.
Selain perusahaan swasta, lanjut Wayan, Bulog, kementrian lain, dan beberapa koperasi besar juga turut serta dalam gelaran acara ini. “Pasar murah ini menyajikan aneka kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar. Misalnya, di sini kita jual daging seharga Rp70 ribu per kilogram”, pungkas Wayan.

