Keikutsertaan siswa Madrasah Aliyah (MA) pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) membuktikan bahwa mutu madrasah tidak kalah dengan sekolah umum.
Sebanyak 48 siswa MA mengikuti ONS 2017 tingkat SMA/MA. Ajang kompetisi antar siswa SMA dari berbagai provinsi Indonesia ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riau, pada tanggal 2-8 Juli 2017.
Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Komaruddin Amin mengatakan, keikutsertaan siswa madrasah pada ajang OSN dalam berbagai tahun terakhir menunjukkan bahwa lembaga pendidikan keagamaan binaan Kemenag ini terus berkembang dan kompetitif.
“Saya bangga siswa madrasah sudah mampu bersaing dengan siswa sekolah umum. OSN ini membuktikan mutu madrasah tidak kalah dengan sekolah umum,” ujar Komaruddin dilansir dari laman Kemenang, Selasa (4/7).
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Nur Kholis Setiawan menambahkan, kualitas pendidikan di madrasah terus meningkat. Ini terbukti pada OSN 2016 diikuti 45 siswa madrasah, tahun ini menjadi 48 peserta.
“Mereka adalah para siswa yang dinyatakan lolos dalam seleksi tingkat provinsi yang digelar oleh Dinas Pendidikan setempat,” ujar Nur.
Tidak hanya itu, kata Nur, sebaran siswa madrasah yang ikut OSN tahun ini juga semakin merata. Hal ini menunjukkan pemerataan mutu madrasah antara madrasah negeri dan swasta.
Nur menegaskan, bahwa kepesertaan siswa/i MA dalam ajang OSN 2017 sudah mewakili madrasah secara utuh. Karena semua unsur MA ada di dalamnya, yaitu MAN IC, madrasah negeri reguler dan madrasah swasta. “Ini juga menunjukkan bahwa mutu madrasah swasta sekarang berkembang dan tidak kalah dengan madrasah negeri dan sekolah umum,” jelas Nur.
Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berharap siswa MA akan banyak berbicara dan unjuk prestasi pada OSN 2017. Setidaknya, kata Nur, bisa mempertahankan atau bahkan melebihi capaian prestasi pada OSN 2016. Yakni dimana siswa MA berhasil meraih 23 medali terdiri dari 13 perunggu, 8 perak, dan 2 emas pada OSN 2016 di Palembang.
“Prestasi siswa-siswi madrasah di ajang nasional sebelumnya bisa menjadi inspirator bagi para peserta OSN tahun ini. Lebih dari itu, prestasi madrasah secara umum juga diharapkan terus menguat dan meneguhkan era kebangkitan madrasah di Indonesia,” ungkap Nur.
Adapun bidang kompetisi yang akan diikuti dalam OSN 2017 adalah Kimia, Matematika, Fisika, Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

