Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati

Menkeu: Indonesia Harus Mampu Transformasi Kekuatan Ekonomi

[sc name="adsensepostbottom"]

Pergeseran ekonomi tetap harus terkendali, sehingga inovasi bisa menjadi aset.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui banyak perubahan yang terjadi di Indonesia, salah satunya perkembangan Indonesia dari sisi ekonomi yang selama ini didorong oleh komoditi, sehingga Indonesia memiliki kekuatan dari segi sumber daya alam.

Menurutnya, untuk menjadikan Indonesia negara yang besar di tahun 2030-2045, maka Indonesia harus mampu mentransformasi kekuatan ekonominya yang berbasis pada sumber daya alam (SDA) menjadi ekonomi yang berbasis pada manajemen sumber daya manusia atau human capital, maka kita harus melakukan investasi semenjak dini.

“Investasi semenjak dini itu, artinya anak-anak Indonesia yang lahir dilihat dari populasi Indonesia sebesar 262 juta manusia, dan pertumbuhan dari populasi kita masih cukup tinggi,” kata Sri pada seminar nasional bertajuk “2030 Menjadi Kekuatan Baru Ekonomi Dunia Melalui Transfortasi Digital dan APBN yang Berdaya Saing” di Aula Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Kamis (26/10).

Dirinya menambahkan, komposisi demografi di Tanah Air saat ini disominasi oleh anak-anak muda. Dengan banyaknya masyarakat usia muda, diharapkan dapat menciptakan inovasi dan kreasi yang mampu meningkatkan perekonomian dalam negeri. Dan, dengan adanya teknologi juga terlihat melihat adanya perubahan dan pergeseran di dalam perekonomian sedemikian sangat cepatnya.

Namun, Sri menghimbau agar  perkembangan teknologi tersebut tetap bisa dikelola dengan baik. “Tujuannya agar pergeseran ekonomi tersebut tetap terkendali, sehingga inovasi yang muncul bisa menjadi aset bukan malah menjadi musibah,” pungkasnya.