Dalilnya adalah hadits yang menyebutkan bahwa kotoran dan air kencing dari hewan yang dagingnya halal dimakan, hukumnya suci.
Pakar Fiqih, Ahmad Zain An-Najah mengatakan, para ulama berbeda pendapat soal hukum minum air kencing unta.
Imam Ahmad, sebut dia mencontohkan. Beliau berpendapat air kencing unta itu suci dan halal diminum. “Dalilnya adalah Hadits yang menyebutkan bahwa kotoran dan air kencing dari hewan yang dagingnya halal dimakan, hukumnya suci,” ujar Zain pada diskusi bertajuk “Air Kencing Unta” di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta, Selasa (9/1).
Sedangkan Imam Syafii, lanjut dia, berpendapat air kencing unta itu najis dan haram diminum. Dalilnya umum, yakni karena air kencing manusia najis, maka air kencing unta juga najis.
Namun begitu, kata Zain, Imam Syafii membolehkan berobat dengan air yang najis jika dalam keadaan darurat. “Tidak ada obat lain, maka menjadi boleh,” kata Zain.
Dia menyampaikan, ulama membahas soal ini sebenarnya sudah dari 13 abad yang lalu. Kita saja yang kurang membaca mazhab para ulama, sehingga ribut mempersoalkannya.
Menurutnya, walaupun para ulama berbeda pendapat soal hukum air kencing unta, namun ini tidak jadi masalah.
“Kita menghormati perbedaan pendapat. Yang mau berpendapat air kencing unta itu suci tidak masalah, yang berpendapat air kencing unta itu najis tidak masalah,” ungkap dokter lulusan Universitas Al-Azhar.
Seperti diketahui, persoalan fikih ini menjadi perbincangan hangat di Indonesia setelah Ustaz Bachtiar Nasir meminum air kencing unta dalam sebuah video yang diambil di Hudaibiyah Camel Farm, Makkah, Arab Saudi.
Video tersebut diunggah diakun Instagram@bachtiarnasir pada Rabu (3/1) lalu. Dalam video tersebut Ustaz Bachtiar menyebutkan, botol berisi air kencing unta itu mengandung obat. Sebelum meminumnya, Ustaz Bachtiar mencampurnya dengan air susu unta.
[bctt tweet=”Yang berpendapat air kencing unta itu najis tidak masalah” username=”my_sharing”]
Ustaz Bachtiar mengatakan, minuman tersebut berkhasiat untuk menyembuhkan kanker dan baik untuk pencernaan. “Rasanya agak-agak pahit-pahit sedikit,” kata Ustaz Bachtiar Nasir dalam video tersebut.

