Pemerintah Coret 14 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp 264 T

[sc name="adsensepostbottom"]

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini memiliki 222 daftar proyek strategis nasional (PSN) plus 3 program tambahan yang nilainya lebih dari Rp 4.100 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, total daftar PSN berasal dari hasil evaluasi pemerintah pada kuartal I-2018.Setelah melakukan evaluasi dengan kementerian terkait dari hasil evaluasi, Darmin bilang pemerintah memutuskan untuk mencoret 14 proyek dari daftar PSN yang nilainya Rp 246 triliun, dan terdapat tambahan 1 usulan PSN dan 1 program tambahan. Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas mengenai evaluasi PSN di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 16 April 2018.

[bctt tweet=”Pemerintah Coret 14 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp 264 T #mysharing #perekonomianindonesia #beritanasional” username=”my_sharing”]

Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan ke-14 proyek itu di antaranya ialah proyek kereta api Jambi-Palembang, proyek rel kereta di Kalimantan Timur, dan sistem penyediaan air minum regional di Sumatra Utara kemudian Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara, lalu Kawasan Ekonomi Khusus Merauke. Alasan pemerintah mengeluarkan 14 proyek dari daftar PSN ialah seluruh proyek itu belum bisa direalisasikan.

“Dari hitung-hitungan, pada kuartal I-2018 didrop 14 proyek, nilainya Rp264 triliun. Itu belum ada pembangunan fisik, belum ada konstruksi pada kuartal III-2019, kami anggap tidak diteruskan.”

Alasan pemerintah mengeluarkan 14 proyek dari daftar PSN karena seluruh proyek tersebut memang belum bisa direalisasikan.

Sedangkan dari hasil evaluasi kuartal I-2018, yang akan selesai pada kuartal III-2019 sebanyak 48 proyek. Proyek yang sudah dibangun namun belum beroperasi secara penuh sebanyak 94 proyek dan 1 program kelistrikan.

Kemudian, ada 86 proyek PSN dan 1 program tambahan yaitu industri pesawat terbang mulai konstruksi dan beroperasi di 2019.

Berdasarkan Perpres Nomor 58 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), tercatat sebanyak 245 proyek ditambah 2 program tambahan. Penetapan 222 plus 3 program tambahan sekarang ini dikarenakan 14 proyek dicoret, lalu ada 10 proyek yang sudah rampung, dan 1 proyek tambahan dan 1 program tambahan.