Asuransi Adira menargetkan unit syariah dapat berkontribusi hingga 10 persen dalam dua tahun mendatang. Pada 2013 pangsa pasar unit syariah baru sebesar 7,32 persen.

Total premi bruto asuransi syariah mencapai Rp 142 miliar pada 2013. Secara keseluruhan di tahun lalu Asuransi Adira memperoleh pendapatan premi bruto sebesar Rp 1,8 triliun, naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,6 triliun. Sedangkan dari sisi aset juga meningkat dari Rp 3,5 triliun menjadi Rp 3,9 triliun. “Pertumbuhan rata-rata unit syariah dari 2009 sampai 2013 sampai 90 persen. Di tahun 2013 preminya sudah mencapai Rp 142 miliar. Sementara, di tahun ini target premi unit syariah sebesar Rp 170 miliar, atau tumbuh 25-30 persen dari tahun lalu,” papar Indra.
Spin Off Unit Syariah
Terkait pemisahan unit syariah dari induknya, Indra menuturkan bahwa pihaknya akan mengikuti aturan pemeirntah yang berlaku. “Jika aturan pemerintah memungkinkan untuk spin off, kami akan mempertimbangkannya,” kata Indra. Saat ini unit syariah Asuransi Adira memiliki modal Rp 25 miliar. Sementara, ketentuan modal bagi perusahaan full-fledged asuransi syariah wajib mempunyai modal Rp 50 miliar. Hingga kini belum ada rencana tambahan modal bagi unit syariah Asuransi Adira.
Kendati demikian, Indra optimis unit syariah tetap memberikan kontribusi penting bagi Asuransi Adira. Pihaknya telah bekerjasama dengan komunitas syariah sejak lama dan memiliki berbagai saluran distribusi dan produk. Asuransi Adira menawarkan berbagai jenis produk asuransi berbasis syariah, yaitu Autocillin Ikhlas, Home Insurance Syariah, Motopro Syariah, asuransi perjalanan untuk umroh dan Aqila. Selain itu, Asuransi Adira juga mulai merambah pasar asuransi mikro, yang ditandai dengan dikeluarkannya produk asuransi demam berdarah dan kecelakaan diri (Salaam Card).
Unit syariah Asuransi Adira memberikan kontribusi terhadap industri asuransi umum syariah sebesar 10 persen pada 2013, meningkat dari 2,5 persen pada 2010. Unit syariah Asuransi Adira menduduki peringkat ke dua pada tahun 2013. Sebelumnya perusahaan ini menduduki peringkat ke tujuh untuk perolehan kontribusi pada tahun 2010 dari 23 perusahaan asuransi umum.

