Timnas Aljazair. Photo from: worldcupbrazil.net

Timnas Aljazair Donasikan Hadiah Piala Dunia

[sc name="adsensepostbottom"]

Tim nasional (timnas) sepakbola Aljazair telah membuat sejarah di perhelatan Piala Dunia tahun ini di Brasil. Untuk kali pertamanya dalam sejarah sepakbola Aljazair melangkah maju ke babak 16 besar.

Timnas Aljazair. Photo from: worldcupbrazil.net
Timnas Aljazair. Photo from: worldcupbrazil.net

Walau pada akhirnya harus dihentikan oleh Jerman di babak itu, perlawanan timnas Aljazair mendapat acungan jempol dari pecinta sepakbola. Terlebih lagi, satu-satunya wakil benua Afrika yang maju ke babak 16 besar itu kini memutuskan untuk menyumbangkan hadiah uang yang diperolehnya.

Berbeda dengan yang terjadi di kubu timnas Ghana dan Kamerun yang mengalami masalah internal terkait pembagian hadiah tersebut, timnas Aljazair memilih mendonasikan hadiah dari partisipasi Piala Dunia tersebut kepada masyarakat Gaza, Palestina. Hal tersebut diungkapkan oleh striker Aljazair, Islam Slimani.

“Mereka lebih membutuhkannya daripada kami,” kata pemain klub sepakbola Sporting Lisbon itu. Hadiah tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 5,25 juta poundsterling (Rp 78 miliar). Sesampainya di Aljazair, ofisial timnas mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat. Kendati sedang berpuasa, masyarakat Aljazair bersemangat menyambut para pemain timnas yang diarak keliling kota dengan bus tingkat tanpa atap.

Beberapa hari sebelumnya di babak 16 besar Piala Dunia, Aljazair berhasil memaksa Jerman harus memainkan babak tambahan waktu saat pertandingan berakhir 0-0 di waktu normal pertandingan. Aljazair akhirnya harus angkat koper saat di masa perpanjangan waktu pemain Jerman, Andre Schurrle dan Mesut Oezil, berhasil menjebol gawang kiper Aljazair, Raïs M’Bolhi. Gol dari Abdelmoumene Djabou (striker Aljazair) di menit-menit terakhir perpanjangan waktu pun tak mampu menyelamatkan timnas kawasan Maghribi ini untuk maju ke babak perempat final Piala Dunia. (Dari berbagai sumber)