Asosiasi Perbankan Syariah Malaysia (AIBIM) akan menggelar kembali GIFF pada September. Mencoba membawa keuangan syariah menjangkau lebih luas pasar global.

Di antara tokoh-tokoh yang akan menghadiri GIFF 2014 adalah Mukhtar Hussain (Global CEO HSBC Amanah), William Truscott (CEO Global Asset Management Ameriprise Financial), Dr Jamil El Jaroudi (CEO Oman Bank Nizwa), Iqbal Khan (CEO Dubai Fajr Capital Ltd), dan Irfan Siddiqui (CEO Pakistan Meezan Bank).
GIFF 2014 diselenggarakan oleh Asosiasi Perbankan Syariah Malaysia (AIBIM), bekerja sama dengan Bank Negara Malaysia, Securities Commission Malaysia (SC), Asosiasi Takaful Malaysia (MTA), International Centre for Education in Islamic Finance (INCEIF) Internasional syariah Penelitian Academy for Islamic Finance (ISRA) dan Islamic Banking & Finance Institute Malaysia (IBFIM).
- Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat
- BCA Syariah Gelar Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Melonjak 11 Kali Lipat
- Bank Mega Syariah Ekspansi Pembiayaan Emas, Dorong Akses Investasi Emas via Flexi Gold
“Industri keuangan syariah telah membuktikan dirinya sebagai model yang tangguh dan layak untuk pertumbuhan ekonomi dan standar kehati-hatian dan stabilitas di pasar keuangan internasional. Sekarang saatnya bagi industri keuangan syariah untuk menangkap peluang baru untuk meningkatkan pertumbuhannya. “Bertema ‘Marketplace for Global Linkages’, GIFF 2014 akan membuka jalan bagi transaksi lintas-regional baik di pasar negara berkembang maupun maju,” kata Dato ‘Mohd Redza Shah Abdul Wahid, Presiden AIBIM.
Dalam pelaksanaannya yang keempat, GIFF 2014, akan membahas perkembangan di industri perbankan, pasar sukuk dan wealth management syariah, di samping meliputi isu-isu terkait di bidang keuangan Islam seperti pengembangan SDI dan kerangka peraturan. Acara ini juga diakui sebagai panggung penting untuk berdialog, berbagi pengetahuan dan jaringan bisnis dalam industri keuangan syariah.
Menampilkan program multi-track untuk memungkinkan dialog lintas-regional antara regulator, ulama, pelaku industri serta pemimpin bisnis dari luar industri keuangan Islam, GIFF 2014 akan menawarkan konten menarik untuk setiap tingkat komunitas keuangan global. Berikut beberapa gambaran acara GIFF 2014:
Lokakarya Bank Dunia dan KFH Research sebagai salah satu mata acara dengan judul: Tujuan Inklusif dan Pengentasan Kemiskinan; Dialog Pembiayaan Ramah Lingkungan.
CEO Roundtable yang akan diselenggarakan oleh MTA, sebuah International Islamic Capital Market Forum yang akan diadakan oleh SC dan ISRA (Kolokium International Keuangan Islam), serta Islam Venture Capital dan Private Equity Simposium yang diaadakan oleh Institute of Understanding Islam Malaysia.
“Kita melihat peluang untuk pertumbuhan di pasar non-tradisional untuk keuangan syariah. Hal ini akan membutuhkan industri untuk mengalihkan fokus dari sekadar menawarkan solusi syariah untuk memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh spektrum keuangan. Malaysia telah mengembangkan pasar kelas dunia untuk keuangan syariah, membangun pasar dalam dan aktif untuk sukuk primer dan sekunder, sementara kesepakatan inovatif perintis mengalir seperti transaksi multi-mata uang dan lintas batas”, kata Dato ‘Mohd Redza.
Lebih dari 100 pembicara diharapkan hadir dalam GIFF 2014 termasuk Dato ‘Sri Zukri Samat, Managing Director Bank Islam Malaysia Berhad, Rafe Haneef, CEO HSBC Amanah, Badlisyah Abdul Ghani, CEO CIMB Islamic, Muzaffar Hisham, CEO Maybank Islamic Berhad, Ibrahim Hassan, CEO RHB Islamic Bank Bhd, Kamarul Ariffin dan, CEO Affin Islamic Bank. Juga akan ada perwakilan dari ICD-IDB.

