Dewasa ini kebutuhan kantong plastik di Indonesia masih tinggi, terutama di masa Hari Raya Idul Adha. Tercatat di tahun 2013 angka kebutuhan kantong plastik dalam negeri mencapai 4 juta ton dan diprediksi kebutuhannya akan terus meningkat hingga 7-8 juta ton sampai 2020.

Menyambut Idul Adha, perusahaan plastik Indonesia, Sinar Joyo Boyo pun meluncurkan program Tebar Kantung Plastik Kurban.
Untuk implementasi program yang menjadi bagian dari strategi komunikasi Sinar Joyo Boyo ini, perusahaan tersebut pun menyediakan 350 ribu lembar kantung plastik untuk memenuhi kebutuhan 500 masjid di pulau Jawa. Wilayah yang dirambah adalah Jakarta, Jember, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Madiun, Malang, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Tulungagung, Kediri, Blitar, Jombang, Purwakarta, Cianjur, Tasikmalaya, Pamanukan, Jatiwangi, Purwokerto, Ajibarang, Salatiga, Kudus, Pati, Pekalongan, Solo, Klaten, Surakarta, Karanganyar, dan Yogyakarta.
General Manager Sales and Marketing Joyo Boyo, Handoko Saptajaya Sidharta, menuturkan pada momen Idul Adha penggunaan plastik meningkat. Ini terlihat dari jumlah hewan yang disembelih. Apabila berkaca dari data Dirjen Peternakan dan Kesehatan tahun 2013, total hewan kurban yang disembelih adalah sekitar 149 ekor sapi dan 219 ekor kambing. Apabila hewan kurban sapi seberat 500 kilogram dan kambing 30 kilogram, maka jumlah daging kurban yang dihasilkan minimal sekitar 80.800 kilogram. Dari data tersebut maka kebutuhan kantong plastik untuk perayaan Idul Adha mencapai sekitar 40.400 lembar kantong plastik (1 kantong = 2 kilogram daging).
Sinar Joyoboyo pun menggandeng Masjid Istiqlal untuk program Tebar Kantung Plastik Kurban. Setidaknya ada 25 ribu kantung plastik yang akan disumbangkan untuk kebutuhan pengemasan daging kurban. “Rinciannya 13 ribu lembar kantong plastik HDPE transparan dan 12 ribu HDPE putih. Dan program Tebar Kantung Plastik Kurban di tahun ini juga sebagai langkah kick off untuk kegiatan di masa mendatang,” kata Handoko, dalam konferensi pers, Kamis (2/10).
Sementara, Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, Mubarok, mengatakan pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal pada tahun lalu tercatat sebanyak 45 sapi, dimana satu sapi ada yang beratnya 1 ton. “Jumlahnya berkisar 7000 bungkus,” ujar Mubarok.
Untuk tahun ini, panitia kurban Masjid Istiqlal pun masih menerima hewan kurban dari para donatur. Sampai sekarang sudah ada sekitar 35 sapi yang didonasikan melalui Masjid Istiqlal. “Dari jumlah mustahik yang ada memang jumlah kantung plastik yang dibutuhkan sangat besar yakni di kisaran 25 ribu lembar kantung plastik,” cetus Mubarok.
Kapasitas Produksi Naik Tiap Tahun
Demi memenuhi kebutuhan plastik di Indonesia, Handoko mengungkapkan kapasitas produksi plastik Sinar Joyo Boyo mengalami peningkatan setiap tahun. “Kapasitas kita di kisaran 20-25 ribu ton per tahun dengan pertumbuhan 30-40 persen per tahun,” ujar Handoko.
Ia menambahkan dalam 10-15 tahun terakhir ini, pihaknya masih mengonsentrasikan bisnis di Jawa Tengah, sembari mengiringinya dengan berbagai inovasi dan improvisasi untuk manajemen mutu demi menghasilkan plastik yang sesuai kebutuhan Indonesia. “Di tahun ini kami akan mulai merambah teritori lain di Pulau Jawa, dan sampai tahun depan targetnya sudah bisa mencapai seluruh Indonesia,” pungkas Handoko.

