Direktur Utama Bank Muamalat - Arviyan Arifin saat memaparkan realisasi hasil PUT V bank yang dipimpinnya itu, dengan didampingi para direksi lainnya.

Bank Muamalat Himpun Dana Rp. 1,351 Triliun Hasil PUT V

[sc name="adsensepostbottom"]
Direktur Utama Bank Muamalat  - Arviyan Arifin saat memaparkan realisasi hasil PUT V bank yang dipimpinnya itu, dengan didampingi para direksi lainnya.
Direktur Utama Bank Muamalat – Arviyan Arifin saat memaparkan realisasi hasil PUT V bank yang dipimpinnya itu, dengan didampingi para direksi lainnya.

Bank Muamalat berhasil menghimpun dana sebesar Rp. 1.351.640.584.800 (1,351 triliun) yang merupakan realisasi hasil Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) Bank Muamalat melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue. Jumlah dana yang diterima Bank Muamalat sebesar angka di atas adalah hasil realisasi jumlah saham yang terserap sebanyak 2.815.917.885 atau full subcribe. Fakta tersebut terungkap pada pemaparan realisi hasil PUT V Bank Muamalat pada 23 Desember 2013 lalu di Kantor Pusat Bank Muamalat di bilangan Sudirman, Jakarta.

Direktur Utama Bank Muamalat – Arviyan Arifin dalam sambutannya kepada wartawan mengungkapkan, “Kesuksesan PUT V ini merupakan refleksi dari komitmen para pemegang saham Bank Muamalat, yang menunjukkan bahwa  mereka tetap confident atas masa depan pertumbuhan, ekspansi dan potensi perbakan syariah pada umumnya,  dan Bank Muamlat pada khususnya. “

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Operasional Bank Muamalat – Hendiarto menjelaskan, “Hasil PUT V ini sangat berperan dalam menjaga rasio kecukupan modal bank Muamalat dan akan mampu menjadi pendorong ekspansi bisnis bank Muamalat ke depannya.”

Memang dari hasil PUT V ini , modal Bank  Muamalat menjadi bertambah cukup signifikan. Jumlah modal Bank Muamalat sebelum pelaksanaan PUT V adalah masih sebesar Rp821,843 miliar. Sedangkan setelah setelah penerbitan right issue tersebut, jumlah modal menjadi sebesar Rp. 1.103.435.151.000 (Rp1,103 triliun).

Dana yang diterima oleh Bank Mualamat di atas, dipergunakan untuk  menperkuat struktur permodalan guna mengembangkan kegiatan pembiayaan syariah yang merupakan bagian dari kegiatan usaha bank. Dengan dukungan permodalan yang kuat, bisnis yang dikelola oleh Bank Muamalat akan semakin ekspansif.

PUT V sendiri merupakan amanat dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Muamalat pada 7 November 2013.  Saham yang ditawarkan  adalah  saham seri B baru berjumlah 2.815.917.885 dengan nominal Rp100 setiap saham,  dengan harga pelaksanaan Rp 480. Setiap pemegang 21 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham mempunyai 8 HMETD  dimana  setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru.