Ketua Umum AASI - Ahmad Sya'roni

AASI: “Perkembangan Asuransi Syariah selama 2017 Cukup Memuaskan

[sc name="adsensepostbottom"]

Tahun 2017 ditutup dengan hasil yang cukup memuaskan bagi perkembangan industri perasuransian syariah Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan  Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) – Ahmad Sya’roni dalam konferensi pers usai Rapat Tahunan Anggota AASI hari ini, Kamis (22/3) di gedung Menara 165, Jakarta,

“Total kontribusi yang dibukukan sebesar Rp 12 Triliun mengalami peningkatan sebesar 13,85% dibanding tahun sebelumnya. Dari sisi asset juga terdapat peningkatan sebesar 21,9% hingga membukukan angka sebesar rp 40,52 Triliun,” papar Ahmad Sya’roni.

Dengan angka tersebut, lanjut Sya’roni, alhasil pangsa pasar asuransi syariah bila dibandingkan dengan industri perasuransian nasional berada di kisaran 5,04% untuk kontribusi (premi) dan 5,79% untuk asset.

Menurut Sya’roni, dengan porsi masih di kisaran 5%, angka tersebut memang relatif rendah dan belum signifikan untuk menopang perekonomian nasional secara makro.

“Angka tersebut juga menggambarkan peluang dan potensi besar yang masih dapat terus digali oleh para pelaku usaha,”  ujar Sya’roni lagi.

Karena itu, jelas Sya’roni, AASI selaku wadah yang menjadi jembatan penghubung antara industri, regulator dan para pemangku kepentingan lainnya, akan turut mengambil peran penting dalam perkembangan industri ini.

“Saat ini momentum yang sangat baik untuk mengembangkan bisnis asuransi syariah, karena ghirah atau semangat untuk berekonomi syariah di Indonesia sudah terbentuk dan bahkan mulai menjadi tren,” demikian Ahmad Sya’roni, Ketua Umum AASI.