Anies-Sandi : Jakarta Bersatu, Kita Rajut Kebersamaan

[sc name="adsensepostbottom"]

Kemenangan Anies-Sandi bukan ujung sebuah pengabdian, perjalanan masih panjang.

Hasil telak hitungan cepat Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) DKI Jakarta 2017 putaran dua tercatat Anies-Sandi mengantongi 59 persen, sedangkan Ahok-Djarot 41 persen.

Ini bukti bahwa Anies-Sandi memenangi pertarungan putaran dua. Tapi,  hasil final penentuan pemenang Pilkada DKI 2017 putaran dua sepenuhnya akan diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta dari hasil perhitungan manual formulir C1.

Anies-Sandi sudah angkat bicara terkait kemenangan mereka meski baru versi hitung singkat.Pihak Anies-Sandi menilai perjuangannya masih panjang dan terus berlanjut setelah hasil hitung cepat tersebut.

Dalam pidatonya, Anies menyatakan akan membereskan masalah-masalah yang sekarang menimpa Jakarta, seperti ketimpangan dan lain-lain.

Anies berkomitmen untuk terus konsisten memfokuskan keadilan sosial, menjaga NKRI Indonesia dan memperjuangkan persatuan di Jakarta. “Kita komitmen bukan hanya menjaga NKRI tapi juga memperjuangkan persatuan di Jakarta. Kita akan terus bersahabat dengan Pak Basuki dan Pak Djarot,” ujar Anies di kediaman Prabowo Subianto, Rabu (19/4).

Anies menegaskan, bahwa Basuki dan Djarot adalah putra terbaik bangsa Indonesia, sehingga pihaknya  akan terus bekerjasama dengan mereka meneruskan pengabdian bagi Indonesia. “Kita akan terus bekerjasama, karena ini bukan ujung sebuah pengabdian.Perjalanan kita masih panjang, inshaallah kita akan terus  bekerjasama dengan semuanya,” kata Anies.

Pada kesempatan ini, Sandi pun menyampaikan salam penyemangat yaitu “Salam OK OCE” dihadapan pendukungnya. “Salam OK OCE, hari ini menjadi OKE OCE,” ujar Sandi.

Hal pertama yang akan dilakukan, kata Sandi, adalah komunikasi dan berdialog dengan Ahok-Djarot. Pihaknya pun  akan meminta waktu untuk bisa bersilaturahmi dengan paslon petahan tersebut.

“Inshaallah komunikasi kami dengan Pak Basuki dan Pak Djarot akan terbangun dengan baik. Kita semua bersahabat, Jakarta bersatu mari kita kembali rajut kebersamaan.Kita lupakan yang bulan-bulan lalu, kita tatap 5 tahun kejayaan untuk Jakarta,” tegas Sandi.

Ahok-Djarot mengakui kekalahannya berdasarkan hasil hitung lembaga survei. Mereka sudah memberikan selamat kepada Anies-Sandi yang mengunggulinya. Mereka juga meminta agar pendukung tidak bersedih dan tetap menjaga kebersamaan.

“Jangan sedih, bahwa kekuasaan itu Tuhan yang ngasih dan yang ngambil. Kami akan bekerja dengan cepat untuk 6 bulan tersisa. Selama ini kita telah menerapkan open government, dan kami terbuka untuk Pak Anies-Sandi minta data apa saja,” kata Ahok dalam pidatonya di Hotel Pullman, Rabu (19/4).