Arab Saudi Tawarkan Umrah-Plus Tourism, Tertarik?

[sc name="adsensepostbottom"]

Menjalankan ibadah umrah sekaligus berwisata ke sejumlah negara telah menjadi salah satu program yang umum ditawarkan oleh biro umrah dan haji.

ibadah hajiSetelah atau sebelum menjalankan ibadah umrah, jamaah bisa ke Dubai, Turki, Yordania, atau negara lainnya untuk berwisata religi atau mengunjungi situs wisata lainnya. Langkah untuk menarik minat jamaah umrah yang tidak hanya sekedar untuk beribadah ini pun membuat Presiden Komisi Pariwisata dan Barang Antik Arab Saudi, Pangeran Sultan bin Salman, berencana meluncurkan program “Umrah-Plus Tourism”. Jadi jamaah umrah dari negara lain tidak hanya mengunjungi Mekkah dan Madinah yang menjadi tujuan utama dalam ibadah umrah, tetapi juga mengunjungi kota lainnya yang memiliki museum, tempat wisata dan situs sejarah.

“Komisi Pariwisata dan Barang Antik Arab Saudi akan berkoordinasi dengan Kementerian Haji, Interior dan Luar Negeri, untuk mengimplementasikan program ini,” ujar Sultan bin Salman, dilansir dari laman Arab News, Senin (19/1). Menurutnya, program Umrah-Plus Tourism tidak hanya akan semakin mendorong perekonomian Arab Saudi, tetapi juga akan mengubah persepsi jamaah umrah dan haji mengenai situs bersejarah yang ada di negara tersebut.

Sultan bin Salman menjelaskan program Umrah-Plus Tourism bertujuan melayani umat muslim dan memperkenalkan pada budaya dan warisan Islam. “Kami akan mengembangkan situs bersejarah Islam bersama dengan partner kami, membukanya kepada para wisatawan, dan menunjuk pemandu wisata terlatih yang akan memberikan informasi mengenai Islam,” papar Sultan bin Salman. Baca: Kiat Memilih Hotel untuk Haji

Beberapa relik dan situs bersejarah terkait dengan Islam tersebar di berbagai penjuru Kerajaan Arab Saudi, yang menunjukkan warisan dan kontribusinya terhadap peradaban manusia selama beberapa abad silam. Sultan bin Salman pun mengungkapkan bahwa program Umrah-Plus Tourism tak hanya akan menarik minat umat muslim dari 65 negara, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru. “Kami akan bekerjasama dengan universitas-universitas di Saudi untuk mengembangkan program pendidikan yang akan menghasilkan sumber daya manusia mumpuni di sektor pariwisata,” kata Sultan bin Salman.

Salah satu pelaku bisnis pariwisata di Arab Saudi, Abdul Shukoor Ali, pun optimis program Umrah-Plus Tourism akan meningkatkan jumlah jamaah umrah dan memperkuat perekonomian Arab Saudi. “Saat ini jamaah umrah hanya bisa mengunjungi Mekkah dan Madinah. Namun program baru ini akan memungkinkan mereka untuk mengunjungi wilayah lainnya seperti Madain Saleh, Madain Shuaib, Haqel, Abha dan Taif. Kami berharap layanan ini akan tersedia bagi seluruh jamaah di seluruh dunia,” cetus Ali. Baca: Tips Memilih Biro Umroh yang Amanah, Bukan Bodong

Menurutnya, sektor pariwisata memiliki potensi menjadi kontributor pendapatan kedua terbesar setelah minyak. “Program baru itu penting ketika saat ini harga minyak jatuh di pasar internasional,” tukas Ali. Setidaknya lebih dari enam juta jamaah umrah berdatangan ke Arab Saudi setiap tahunnya.