Bank Muamalat masih menjadi satu-satunya Bank asal Indonesia yang telah mengoperasikan kantor cabang penuh (fullbranch) di Malaysia dan berhasil mencapai posisi Break Event Point hanya dalam waktu 11 bulan pasca pendiriannya di tahun 2009 lalu. Tidak hanya menggarap pasar remmitance, status cabang penuh menjadikan Bank Muamalat Cabang Kuala Lumpur, Malaysia ini leluasa guna menawarkan serangkaian produk penghimpunan dana, maupun pembiayaan.

Direktur Utama Bank Muamalat – Arviyan Arifin mengatakan, “Tidak hanya ditingkat regional, pada tingkat internasional kami berhasil menunjukkan bahwa produk kami sangat diminati. Produk kami tidak hanya kompetitif, namun juga aksesibel bahkan di seluruh dunia, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak berbank syariah.”
Penghimpunan dana Bank Muamalat Cabang Kuala Lumpur Malaysia sendiri didominasi oleh segmen Korporasi sebesar 56,52%, sedangkan pembiayaan di Malaysia ditawarkan dengan denominasi US$ dan IDR dan banyak disalurkan pada sektor Korporasi dengan plafon diatas USD 10 juta per nasabah.
Guna memperluas aksesibilitas nasabah di Malaysia, Bank Muamalat Cabang Kuala Lumpur bekerjasama dengan Malaysia Electronic Payment System (MEPS), sehingga nasabah dapat melakukan transaksi tarik tunai di 2000 ATM di seluruh penjuru Malaysia melalui jaringan Maybank, Hong Leong Bank, Southern Bank, dan Affin Bank.
Selain Malaysia, Bank Muamalat berkomitmen untuk memperluas aksesibilitas nasabah di seluruh dunia melalui produk Shar-e Gold yang dapat digunakan untuk bertransaksi bebas biaya di jutaan merchant VISA di 170 negara. *

