Asuransi Sinar Mas merevisi target awalnya di tahun ini.

Ia memaparkan target premi Rp 5,5 triliun dibuat di akhir 2015. Setelah ditinjau kembali, ia pun merevisi target di tahun ini yang terjadi di beberapa lini bisnis asuransi. “Pada intinya yang terlalu agresif targetnya semua diturunkan, dan setelah dihitung lagi jadi total target Rp 5,4 triliun tahun ini,” cetus Dumasi.
Bisnis Asuransi Sinar Mas masih didominasi oleh asuransi properti dengan porsi 42 persen, diikuti oleh asuransi mobil 19 persen, asuransi kesehatan dan asuransi motor masing-masing antara 11-12 persen. Pada tahun lalu asuransi bonding, seperti bank garansi dan suretyship, pun mulai meningkat hingga preminya mencapai Rp 100 miliar.
Sementara, terkait asuransi kesehatan belum akan ada pengubahan model bisnis di tahun ini. Untuk lebih mendorong produk asuransi kesehatan, lanjut Dumasi, Asuransi Sinar Mas pun akan membuat kampanye tentang kesehatan dengan pendekatan yang berbeda. “Rencananya akan kami lakukan Maret ini,” ungkapnya.
Di tahun ini Asuransi Sinar Mas juga telah meluncurkan ragam produk asuransi mikro dengan premi antara Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu. Pada 2016 Asuransi Sinar Mas menargetkan 10 ribu pemegang polis. Produk asuransi mikro yang ditawarkan adalah Simas Siswa Mikro, Simas Petani, Simas Perlindungan, Simas Sehat Mikro, Stop Usaha Erupsi, Stop Usaha Tsunami, dan Simas Rumahku.
[bctt tweet=”Pada 2016 Asuransi Sinar Mas menargetkan 10 ribu pemegang polis. “]

