Azerbaijan Susun Peraturan Perbankan Syariah

[sc name="adsensepostbottom"]

Azerbaijan bersiap memiliki peraturan mengenai perbankan syariah. Bank terbesar di negara yang terletak antara Eropa Timur dan Asia Barat ini, yaitu International Bank of Azerbaijan sedang bekerja sama dengan otoritas setempat dalam pembuatan draft aturan bank syariah.

azerbaijan1International Bank of Azerbaijan telah memasukkan aplikasi proposal kepada kabinet menteri agar membentuk tim kerja yang akan menyiapkan aturan perbankan syariah di negara itu. Pengerjaan draft aturan tersebut diperkirakan akan dimulai di bulan September, dengan rencana implementasi pada 2015.

Menurut Direktur Departemen Perbankan Syariah International Bank of Azerbaijan, Behnam Gurbanzada, anggota tim yang akan mengerjakan draft aturan akan terdiri dari Kementerian Ekonomi dan Industri, bank sentral, International Bank of Azerbaijan, dan lembaga relevan lainnya. “Sejalan dengan rencana ini, kami juga berkoordinasi dengan Islamic Development Bank, yang kesepakatannya akan ditandatangani pada akhir Agustus. Dengan demikian akan memudahkan tim kerja untuk memulai pembahasan aturan perbankan syariah pada September 2014,” jelas Gurbanzada, sebagaimana dilansir dari Islamic Finance News, Rabu (6/8).

Tim kerja yang bertugas menyusun draft ditargetkan menyelesaikan analisanya mengenai peraturan perbankan syariah di negara lain pada September hingga Desember. Selanjutnya memasukkan draft aturan tersebut untuk dipertimbangkan oleh bank sentral pada musim semi 2015.

International Bank of Azerbaijan yang memiliki pangsa pasar 40 persen berkeinginan memainkan peran aktif dalam pasar keuangan syariah di Teluk Persia dan Rusia. International Bank of Azerbaijan bersama dengan anak usahanya, IBA-Moscow, juga sedang bekerja sama menganalisa aturan di Rusia mengenai perbankan syariah dan pengembangan produk keuangan syariah di negara itu. International Bank of Azerbaijan  sendiri akan menyiapkan paket proposal untuk diberikan ke bank sentral Rusia, mengingat adanya ketertarikan Rusia atas perbankan syariah.

Gurbanzada menambahkan kini pihaknya juga akan membentuk pusat perbankan syariah. Hal ini sejalan dengan permintaan Dewan Perbankan-Keuangan Commonwealth of Independent States yang ingin mendorong industri bank syariah di negara-negara pecahan Uni Soviet.