Jumlah pekerja China yang berada di Indonesia tidak sampai 20 ribu orang.
Duta Besar China untuk Indonesia, Xie Feng mengunjungi Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Senin (20/2/2) sore. Dubes China diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Keduanya mengadakan rapat tertutup di lantai dua. Sebelum rapat dimulai, para awak media dipersilahkan untuk memoto momen tersebut. Tepat pukul 16.30 WIB, rapat itu pun digelar hingga pukul 17.30 WIB.
Seusai pertemuan, Xie Feng menjelaskan tentang isu pekerja asal China yang banyak disebut dalam jejaring media sosial (medsos). Xie Feng membantah kebenaran isu yang menyebut ada lebih dari 10 juta pekerja asal China yang saat ini menyerbu Indonesia.
“Jumlah pekerja China yang berada di Indonesia tidak sampai 20 ribu orang. Jadi isu 10 juta pekerja itu tidak benar alias hoax. Mungkin 10 juta orang China datang ke Indonesia itu turis dan tidak berniat untuk mencuri pekerjaan dari orang Indonesia,” jelas Xie Feng.
Xie Feng juga menjelaskan, kehadiran perusahaan China di Indonesia bertujuan untuk menjalin kerjasama yang menguntungkan satu sama lain. Perusahaan China justru fokus membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat dimana perusahaan itu beroperasi.
“Beberapa waktu lalu, empat perusahaan China berinvestasi di Indonesia. Mereka telah membuka 21 ribu lowongan pekerjaan bagi warga lokal. Jadi kehadiran perusahaan dan investor China di Indonesia bertujuan untuk saling menguntungkan,” ungkap Xie Feng.
Menurutnya, justru dengan semakin banyak perusahaan China yang berinvestasi di Indonesia, maka akan semakin baik dalam hubungan kerja sama dalam upaya peningkatan ekonomi.

