Indonesia sudah berada di lampu kuning dengan gini ratio 0,43. Hanya kebijakan pemerintah dan peran universitas yang dapat mengubahnya ke lampu hijau.

Wakil Presisen Jusuf Kalla mengatakan Indonesia sudah menyentuh kategori lampu kuning dengan gini ratio 0,43. Jika dibiarkan akan berbahaya, Indonesia bisa mengalami fenomena seperti Arab Spring.
”Arab Spring dimulai pada saat gini ratio 0,45. Indonesia saat ini 0,41 secara rata-rata, tapi 0,43 di perkotaan. Itu lebih berbahaya sekidit lagi menuju lampu merah. Sekarang sudah lampu kuning. Mudah-mudah bisa kembali di lampu hijau, kalau tidak akan berbahaya untuk keutuhan bangsa di masa depan,” papar JK dalam Dies Natalis ke 18 Universitas Paramadina, Jakarta, pekan lalu. Baca: Indonesia Alami Puncak Ketimpangan.
Menurut JK, yang bisa merubah ketimpangan itu adalah kebijakan pemerintah yang lebih adil dan merata. Oleh karena itu, pemerintah telah menempuhnya dengan berbagai cara, yakni membuat kebijakan pajak dan terus berupaya menaikkan golongan menengah.
“Ketimpangan di Indonesia merupakan tantangan multidimensi. Ia bukan saja merupakan isu struktural ekonomi, tetapi juga isu budaya dan terutama isu kondisi geografis Indonesia yang sangat menantang. Diperlukan langkah komprehensif dan pendekatan yang tidak biasa,” papar JK.
Untuk menghilangkan ketimpangan itu, lanjut JK, maka struktur ekonomi Indonesia perlu didorong untuk lebih berorientasi pada produk-produk berteknologi tinggi. Selain itu, diperlukan visi dan langkah sistemasis agar Indonesia bisa menapaki tangga global supply chain. Yakni naik kasta dari penghasil komoditi primer dan barang berteknologi rendah menjadi penghasil prdouk berteknologi tinggi dan jasa.
Namun demikian, tegas JK, tidak hanya pemerintah tetapi universitas juga diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk berinovasi dengan teknologi mengatasi ketimpangan di Indonesia. Sebab, lanjut dia, hanya dengan inovasi dan teknologi maka akan mencapai Indonesia yang maju dan jauh dari ketimpangan ekonomi.
”Kita harapkan universitas Paramadina mendorong generasi muda menciptakan budaya inovatif untuk kemajuan bangsa Indonesia, sehingga Indonesia kembali ke lampu hijau,” pungkasnya. Baca: Inilah Pesan JK untuk Universitas Paramadina.

