Bank Muamalat Indonesia kembali meraih apresiasi dari institusi internasional. Kali ini, penghargaan diberikan oleh Islamic Finance News, lembaga publikasi internasional yang berkedudukan di Kuala Lumpur, Malaysia. Bank Muamalat memperoleh penghargaan sebagai Bank Syariah terbaik di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan Islamic Finance News dalam Islamic Finance News Awarding Ceremony 2014 yang berlangsung di Shangri-La Ballroom Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia (19/2). Penghargaan diserahkan langsung oleh Managing Director Islamic Finance News, Andrew Morgan kepada Direktur Utama Bank Muamalat, Arviyan Arifin.

Bank Muamalat kali ini kembali meraih predikat sebagai “Best Islamic Bank in Indonesia”. Ini merupakan penghargaan yang ke 6 kalinya bagi Bank Muamalat. Sebelumnya, Bank Muamalat telah sukses mendapatkan penghargaan yang serupa pada tahun 2006, 2008, 2009, 2010, dan 2012. Selain predikat Best Islamic Bank in Indonesia, di tahun 2012 Bank Muamalat juga sempat meraih penghargaan lainnya dari IFN sebagai The Most Innovative Islamic Bank in The World.
Direktur Utama Bank Muamalat – Arviyan Arifin menanggapi perolehan penghargaan yang ke 6 kalinya bagi Bank Muamalat ini dengan antusias. “Alhamdulillah, pertumbuhan kami cukup agresif baik dari segi financial performance maupun pengembangan produk. Tidak hanya ditingkat regional, pada tingkat internasional kami berhasil menunjukkan bahwa produk kami sangat diminati. Produk kami tidak hanya kompetitif, namun juga aksesibel bahkan di seluruh dunia, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak berbank syariah,” papar Arviyan Arifin.
Islamic Finance News (IFN) merupakan group dari redmoney dan menyediakan publikasi industri keuangan syariah dan ekonomi Islam di seluruh dunia. Lembaga ini turut menerbitkan publikasi online bagi 12.500 profesional perbankan syariah global. IFN Awards Ceremony 2014 mendapat perhatian oleh perbankan syariah, praktisi hukum, penasihat syariah, CEO dan institusi pemerintah, serta konsultan keuangan Islam dari berbagai Negara.
Penghargaan yang diterima oleh Bank Muamalat Indonesia di atas memang terasa wajar, karena kinerja bank syariah pertama di Indonesia tersebut memang sangat positif sepanjang tahun 2013 lalu. Pada tahun 2013 Bank Muamalat berhasil membukukan Aset senilai Rp 54,9 Triliun(unaudited) atau meningkat hingga lebih dari 4 kali lipat sejak awal bergulirnya transformasi di tahun 2009. Pencapaian DPK meningkat hingga 20% menjadi Rp 41,8 Triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sedangkan eksposur pembiayaan meningkat sebesar 27% menjadi Rp 41,54 Triliun dibandingkan dengan tahun 2012. Untuk mengoptimalkan layanan dan mengakuisisi nasabah baru, di akhir tahun 2013 Bank Muamalat telah memiliki 458 jaringan kantor layanan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

