Jajaran direksi Bank Muamalat dan Cushman & Wakefield saat Topping Off Muamalat Tower, Rabu (18/6).
Jajaran direksi Bank Muamalat dan Cushman & Wakefield saat Topping Off Muamalat Tower, Rabu (18/6).

Bank Muamalat Punya Gedung Baru

[sc name="adsensepostbottom"]

Bank Muamalat melakukan topping off Muamalat Tower, Rabu (18/6). Gedung tersebut diperkirakan akan selesai paling lambat bulan Desember 2014.

Jajaran direksi Bank Muamalat dan Cushman & Wakefield saat Topping Off Muamalat Tower, Rabu (18/6).
Jajaran direksi Bank Muamalat dan Cushman & Wakefield saat Topping Off Muamalat Tower, Rabu (18/6).

Direktur Utama Bank Muamalat, Arviyan Arifin, mengatakan pembangunan Muamalat Tower dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ruang kerja kantor pusat yang terintegrasi. “Dengan berkantor pusat di gedung milik sendiri, kami dapat menghemat biaya sewa atas fasilitas ruang untuk kantor pusat seperti yang selama ini dilakukan. Dengan dibangunnya Muamalat Tower akan menciptakan nilai bagi pemegang saham dan sekaligus meningkatkan image di mata publik sebagai bank syariah yang modern dan profesional,” kata Arviyan.

Ia menambahkan pembangunan gedung baru tersebut telah mempertimbangkan beberapa aspek. Diantaranya adalah untuk mengakomodasi kebutuhan ruang kerja yang terus bertambah dalam lima tahun ke depan, mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi karena aktivitas bisnis yang tersentralisasi, dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan Bank Muamalat.

Muamalat Tower telah mulai memasuki tahap konstruksi pada pertengahan tahun 2013 dan saat ini telah mencapai lantai 21 sesuai dengan jumlah lantai yang direncanakan. Gedung ini berada di Jalan Dr Satrio, Kuningan, dengan luas 24.069 meter persegi. Relokasi kantor pusat akan dilakukan pada pertengahan tahun 2015.

Selain pembangunan Muamalat Tower, Bank Muamalat juga memperkuat jaringan distribusi seperti ekspansi kantor cabang, penambahan jumlah ATM, dan mobile branch. Berdasarkan rencana bisnis bank tahun 2014, Bank Muamalat akan menambah empat kantor cabang, 48 kantor cabang pembantu, dan satu unit kantor kas. Selain itu, Bank Muamalat akan menetapkan status cabang devisa di delapan unti kantor cabang. Total pembukaan jaringan kantor layanan di tahun 2014 adalah 53 unit. Di tahun ini, Bank Muamalat juga merencanakan penambahan mesin ATM sejumlah 1000 unit dan 50 mobile branch.