e banking muamalat

Bank Muamalat Targetkan E-Banking Naik 30 Persen

[sc name="adsensepostbottom"]
e banking muamalat
Foto: basisdata.wikispace.com

Bank Muamalat memperluas kerja sama e-Muamalat dengan beberapa mitra perusahaan air minum di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan sebagai strategi Bank Muamalat dalam mengakuisisi dan retensi nasabah pendanaan guna mencapai pertumbuhan dana pihak ketiga ritel, khususnya pada produk dana murah. Bank Muamalat pun menargetkan transaksi e-banking meningkat 30 persen di tahun ini.

Direktur Keuangan dan Operasional Bank Muamalat Indonesia, Hendiarto, mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan transaksi dan menyempurnakan fitur e-Muamalat melalui kerjasama dengan berbagai biller. Pada kesempatan kali ini Bank Muamalat bekerja sama dengan PDAM Surabaya, PAM Aetra, PAM Palyja, PDAM Banjarmasin, PDAM Banyumas, PDAM Cilacap, PDAM Semarang, PDAM Malang, PDAM Bondowoso, PAM Tirta Tamiang, dan PDAM Bontang.

“Untuk ke depannya, Bank Muamalat akan terus mengembangkan kapabilitas e-channel sebagai kunci untuk mendukung positioning bank sebagai bank transaksional, mengoptimalkan perputaran dana nasabah, dan meningkatkan potensi pendapatan fee base transaksi,” kata Hendiarto dalam penandatanganan kerjasama Bank Muamalat dan mitra perusahaan air minum di Hotel Sofyan, Jumat (23/5).

Ia menambahkan strategi peningkatan dana pihak ketiga yang telah diimplementasikan oleh Bank Muamalat menuai dampak positif terhadap laju pertumbuhan dana pihak ketiga. Dana pihak ketiga naik 16,32 persen pada kuartal I 2014 menjadi Rp 40,2 triliun, dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 34,6 triliun.

Saat ini biller yang tercatat pada layanan e-Muamalat terdiri dari Telkom, PLN, Telkomsel, Indosat, Garuda Indonesia, Takaful, Baitulmaal Muamalat, Badan Amil Zakat Nasional, XL, Tri, Axis, Esia, Flexi, Smartfren, Indovision, Top TV, OK Vision, Orange TV, Telkom Vision dan Asuransi Sinarmas. Sampai dengan akhir 2013 total transaksi e-channel mencapai 22.717.821 transaksi, atau tumbuh 64,15 persen dari tahun 2012 yang berjumlah 13.839.769 transaksi. Pada kuartal I 2014 Bank Muamalat mencatat aset Rp 54,7 triliun, naik 17,82 persen dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 46,4 triliun.